Kita semua pasti pernah mengenal orang yang mengalami masalah keuangan. Biasanya, setelah menemui jalan buntu, mereka akhirnya meminta bantuan pinjaman dari keluarga, menarik uang tunai dari kartu kredit, atau mencari pinjaman dengan bunga yang sangat tidak masuk akal.
Situasi seperti itulah yang bisa dibilang bangkrut. Jika anda belum pernah menjumpai situasi seperti di atas, anda masih beruntung. Kalau bisa, jangan sampai hal seperti itu menimpa diri anda.
Berikut ini adalah beberapa contoh orang yang sedang di ambang kebangkrutan, seperti dikutip dari Money Matters, Selasa (14/2/2012). Semoga dengan mengetahui ciri-ciri kebangkrutan ini sejak awal, anda bisa terhindar benar-benar bangkrut.
1. Tidak tahu uangnya lari ke mana saja
Kebanyakan orang yang akan atau sudah bangkrut selalu merasa kekurangan uang, karena mereka tidak tahu ke mana larinya uang yang sudah mereka dapatkan. Pasalnya, mereka juga tidak punya rincian pengeluaran bulanan, apalagi rincian mengenai pengeluaran kecil lainnya. Anda bisa menghindari hal ini dengan membuat rencana pengeluaran bulanan dan jangan keluar jalur dan belanja yang tidak-tidak.
2. Tidak punya rencana jangka panjang
Ciri-ciri orang yang kekurangan uang karena tidak punya rencana jangka panjang, baik itu tabungan maupun investasi. Jika saja mereka punya rencan untuk satu bulan, itu akan lebih baik daripada tanpa rencana sama sekali. Walaupun akhirnya rencana tersebut meleset dari target semula, setidaknya anda sudah punya rencana.
3. Belanja barang yang tidak perlu
Pastinya anda punya teman, kenalan atau bahkan saudara yang sangat mencintai belanja dan membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Seri terbaru iPhone baru saja dirilis? Mereka langsung beli, dengan segala cara (tunai atau kredit), walaupun versi yang sebelumnya masih ada dan berfungsi dengan baik. Pesawat televisi dengan layar data terbaru baru saja keluar? Mereka langsung beli supaya dibilang tidak ketinggalan jaman karena punya teknologi terbaru.
4. Korban gaya hidup mewah
Kebanyakan orang dengan gaji besar selalu tak mau ketinggalan dengan gaya hidup masa kini yang serba mewah, Bahkan, tak jarang mereka menghabiskan banyak uang hanya untuk gaya hidup tersebut. Daripada memilih untuk menabung dan berinvestasi, mereka memilih untuk meninggikan standar hidupnya, dengan membeli rumah lebih besar, mobil baru dan pakaian dengan mode terbaru. Mereka selalu merasa harus lebih unggul ketimbang orang lain di lingkungannya.
5. Selalu membayar lebih mahal tanpa pikir panjang
Kebanyakan orang menjadi bangkrut karena hal seperti ini. Mereka selalu cepat mengeluarkan uang tanpa mengetahui nilai asli sebuah barang. Bahkan, mereka tidak pernah bertanya apakah harganya masih bisa ditawar atau mendapat diskon. Kalau memang bisa membayar lebih murah, kenapa tidak? Jangan pernah membayar sesuatu lebih mahal dari harga pasaran.
6. Selalu berutang di setiap kesempatan
Selama masih bisa berutang, mereka pasti lakukan. Mereka sepertinya tidak pernah dengan bahwa semakin lama jangka waktu pembayaran maka uang yang harus dibayar menjadi semakin tinggi. Apalagi dengan iming-iming bunga 0% dalam tiga bulan pertama. Selanjutnya, mereka akan tanpa sadar mengambil kredit lagi dan lagi sampai akhirnya terlilit utang.
7. Mengandalkan orang lain untuk masalah keuangannya
Kebanyakan dari kita pasti pernah tahu seseorang yang selalu meminta bantuan kepada orang tua, keluarga atau temannya jika terlibat masalah keuangan. Masalah yang mereka dapat dilakukan oleh sendiri tetapi berharap bisa diselesaikan oleh bantuan orang lain.
8. Mengorbankan keuntungan masa depan demi kesenangan sesaat
Orang seperti ini biasanya kesulitan untuk mengerti bahwa berhemat dan bekerja keras akan menghasilkan keuntungan di masa depan, daripada menghambur-hamburkan uang di masa kini. Mereka biasanya tidak sadar bahwa menabung di masa kini bisa meningkatkan kesenangan di masa depan.
9. Lebih senang orang mengira dirinya kaya, daripada benar-benar kaya
Satu lagi ciri orang yang tidak akan lepas dari kebangkrutan adalah senang dikira banyak uang oleh banyak orang, meski yang sebenarnya justru sebaliknya. Mereka tidak peduli apakah benar-benar sukses atau tidak, yang penting orang mengira dirinya sukses dan punya harta melimpah.
Kesimpulan:
Beberapa ciri di atas diharapkan bisa membantu anda untuk tidak terjebak hal yang sama. Mungkin beberapa dari kita sudah ada yang mengalami satu atau dua poin di atas, anda belum terlambat untuk memperbaiki diri. Lakukan perubahan demi masa depan yang lebih baik. Kalau anda sudah tahu masalahnya, maka tinggal mencari cara mengatasinya.
KATA KUNCI KEYWORDS:
Peluang Kerja sampingan,Bisnis Internet,Internet Marketing,Belajar Bisnis,Belajar Bisnis Internet,Belajar Bisnis Online,Belajar Internet Marketing,Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, franchise Indonesia, bisnis Waralaba, Wirausaha, Pengusaha sukses, Cara Bisnis,Bisnis Online Di Rumah,bisnis online gratis,bisnis sampingan,Entrepreneurship,Bisnis sampingan ibu rumah tangga dari rumah,Peluang Kerja sampingan ibu rumah tangga,Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga,Peluang Bisnis Ibu Rumah Tangga 2012,Bisnis sampingan ibu rumah tangga, Wirausaha
Baca Selengkapnya...
Pencarian
Ini Dia 9 Pertanda Anda Terancam Bangkrut
Penyebab Kegagalan Seseorang dalam Berbisnis
Kebanyakan dari kita pasti ingin memiliki usaha sendiri yang bisa memberikan keuntungan dalam jangka panjang. Akan selalu ada tantangan saat kita ingin membangun sebuah usaha, dan tantang ini sering membuat kita menyerah di tengah jalan. Dengan perencanaan yang baik serta eksekusi rencana yang maksimal tentu saja tantangan tersebut bisa dilewati.
Sebelum kita membangun sebuah usaha, sebaiknya belajar dari pengalaman orang lain dan mewaspadai potensi kegagalan dan kesalahan yang pernah dilakukan pebisnis yang lain saat merintis bisnis. Memang pada saatnya nanti seseorang bisa saja melakukan kesalahan saat menjalankan bisnis, namun dengan memiliki pengetahuan yang cukup dan rencana yang matang, tentunya perjalanan bisnis akan berlangsung lebih terarah.
Berikut ini adalah 5 penyebab kegagalan seseorang dalam berbisnis, jangan sampai kita melakukannya juga.
1. Berbisnis Hanya Ikut-ikutan Trend Pasar
Cukup banyak pemula yang merintis usaha mereka hanya karena ingin mengikuti trend yang ada di pasaran. Hanya karena melihat seseorang sukses di salah satu bisnis, lalu menjalankan bisnis yang sama. Ini bukan langkah yang baik jika kita ingin membangun sebuah bisnis yang bisa bertahan jangka panjang.
Kebanyakan mereka yang memulai bisnis tertentu hanya karena ikut-ikutan tidak akan bertahan lama. Penyebabnya adalah karena kebanyakan yang hanya ikut-ikutan trend tersebut tidak mengerti tentang bisnis yang dijalankannya dan tidak memiliki passion di bisnis tersebut.
2. Tidak Punya Visi dan Misi yang Jelas
Setiap kali seseorang ingin merintis sebuah usaha, sudah sepatutnya orang tersebut memiliki visi tentang bisnisnya. Jika kita tidak memiliki visi yang jelas, maka dapat dipastikan bahwa bisnis yang akan kita jalankan tidak akan berjalan dengan maksimal karena kita tidak yakin akan tujuan yang ingin dicapai. Tetap memaksakan diri memulai bisnis yang tanpa visi akan membuat kita kehabisan energi, waktu, dan sumber daya Anda.
Memahami tujuan atau goal bisnis Anda adalah langkah yang sangat penting ketika ingin merintis sebuah usaha. Apa yang ingin kita capai dalam jangka pendek, dan apa yang harus dicapai dalam jangka panjang, dengan begitu kita bisa mengetahui langkah-langkah yang akan diperlukan untuk mencapai goal tersebut. Boleh dikatakan tanpa adanya visi dan misi yang jelas, maka bisa dipastikan sebuah usaha akan jalan di tempat atau bahkan gulung tikar.
3. Kurangnya Ketekunan Dalam Mengelola Usaha
Di dunia ini tidak ada satupun bisnis yang bisa berjalan dengan sukses tanpa adanya kerja keras dan ketekunan. Seorang pengusaha tidak cukup hanya menciptakan ide bisnis, tapi juga harus memiliki ketekunan dalam menjalankan ide bisnis tersebut agar berkembang ke arah yang lebih baik.
Sebagai seorang pemilik usaha, tentunya Anda harus menunjukkan ketekunan ini kepada pekerja yang Anda rekrut dan bergabung dalam bisnis Anda. Upaya untuk meningkatkan ide bisnis tersebut tentu membutuhkan perhatian dari semua pihak. Ketekunan dan kerjasama antara Anda dan tim tentu akan sangat berpengaruh dalam mengelola usaha yang dijalankan. Kerjasama yang solid dan ketekunan dalam menjalankan sebuah usaha akan dapat menghadapi setiap tantangan dan persaingan dalam bisnis.
4. Individualistis dan Tidak Mau Berbagi dengan Orang Lain
Banyak pemula dalam dunia bisnis terlalu cepat berpuas diri, dan tidak ingin berbagi cerita tentang keberhasilannya kepada orang lain, alasannya mungkin karena tidak ingin mendapat persaingan. Namun, justru sifat individualis, cepat puas, dan tidak mau berbagi ini bisa menjadi penghambat seseorang untuk berkembang.
Mereka yang memiliki sifat seperti ini biasanya sulit diajak berbagi tentang informasi bisnis, tentu ini juga akan membuat pengalaman mereka tidak berkembang. Selain itu, mereka yang punya sifat individualis cenderung kehilangan kesempatan untuk berkerjasama dengan pengusaha lainnya sehingga bisnisnya tidak mengalami pertumbuhan yang signifikan atau bisa jadi stagnan.
5. Tidak Punya Persiapan Menghadapi Permintaan yang Melonjak
Ada saat-saat tertentu dimana kita mendapatkan lonjakan permintaan dari konsumen. Banyak pemula dalam bisnis tidak siap dan tidak bisa mengantisipasi permintaan konsumen yang tiba-tiba melonjak, sehingga mereka berpotensi kehilangan konsumen.
Sumber daya manusia yang baik sangat diperlukan saat kita mendapatkan permintaan yang besar dari konsumen, mereka membutuhkan pelayanan yang baik agar tetap berada di bisnis Anda. Tentunya kita ingin agar usaha yang dirintis terus berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar, seiring dengan itu Anda harus mempersiapkan strategi dalam pelayanan konsumen dan membangun sumber daya manusia yang berkualitas di lingkungan bisnis Anda.
Baca Selengkapnya...
Bisnis Sampingan Bagi Para Profesional Muda
Banyak profesional muda yang menggeluti berbagai jenis bisnis, mulai dari bisnis real hingga bisnis online. Jika ditanya mengapa mereka mencoba menjalankan bisnis sampingan, kemungkinan besar alasan mereka akan beragam. Sebagian dari mereka mungkin mencoba berbisnis karena ingin memiliki penghasilan tambahan, sedangkan alasan yang lainnya adalah karena punya minat yang besar pada dunia bisnis. Apapun alasan mereka, memulai bisnis sampingan sendiri itu adalah hal yang baik.
Walaupun disebut dengan bisnis sampingan, tentunya dalam proses menjalaninya harus serius. Mungkin saja suatu saat usaha sampingan tersebut bisa menjadi sebuah usaha yang lebih besar dan menjadi penghasilan utama. Nah, berikut ini adalah 5 contoh bisnis sampingan yang banyak dilakukan oleh para profesional muda.
1. Menjadi Agen Asuransi
Salah satu usaha sampingan yang cukup banyak dikerjakan oleh para profesional muda adalah menjadi asuransi jiwa/ kesehatan. Mengingat begitu pentingnya asuransi kesehatan dan asuransi jiwa, membuat peluang usaha ini cukup banyak diminati oleh kaum muda.
Target market bisnis asuransi ini sangat beragam karena memang produk yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan asuransi cukup banyak. Misalnya asuransi kesehatan atau asuransi jiwa, target marketnya adalah para pengusaha atau profesional yang ingin memiliki perlindungan terbaik untuk kesehatan mereka.
Ada juga asuransi kendaraan atau barang mewah. Tentunya target market untuk bisnis ini sudah jelas, yaitu mereka yang punya barang-barang mewah yang ingin mendapatkan perlindungan dari perusahaan asuransi. Bila Anda memiliki bakat marketing dan punya banyak koneksi bisnis, maka peluang usaha yang satu ini harus dimanfaatkan.
2. Berbisnis Online
Berbisnis online tentu berbeda dengan bisnis real karena kita memanfaatkan media internet dan website untuk menjalankan usaha. Namun, bisnis online juga membutuhkan perhatian yang telaten layaknya bisnis lain. Karena itu, jika Anda ingin membangun bisnis sampingan dari internet pastikan bahwa bisnis tersebut tidak akan menyita waktu dan mengganggu pekerjaan utama Anda.
Salah satu jenis bisnis online yang direkomendasikan bagi para profesional muda adalah menjual keahlian dalam bentuk eBook atau video. Misalnya Anda punya kehalian dalam bidang pemasaran melalui iklan Facebook atau Google Adwords, maka keahlian ini bisa dijual dalam bentuk digital. Tentu saja ada banyak orang yang mencari tutorial atau ilmu mengenai pemasaran online, dan mereka ini adalah target market yang potensial.
Selain itu, bisnis sampingan lain yang mungkin bisa Anda pertimbangkan adalah menjadi seorang blogger profesional. Membangun sebuah blog profesional tidak akan mengganggu kegiatan pekerjaan kantor Anda karena Anda bisa mengelolanya setelah pulang kerja. Topik yang dibahas di blog Anda tersebut bisa berhubungan dengan keahlian atau minat Anda, tentu tidak akan sulit mengelola sebuah blog yang dibuat berdasarkan minat dan keahlian.
3. Menjalankan Bisnis Multi Level Marketing (MLM)
Bisnis MLM (Multi Level Marketing) sangat cocok untuk dijalankan oleh mereka yang punya keahlian dan minat dalam marketing. Selain itu, memiliki relasi bisnis dan kerabat yang banyak akan memberikan keuntungan bagi pengusaha MLM. Tapi Anda harus berhati-hati dalam memilih bisnis MLM yang ingin dijalankan karena tidak semua bisnis MLM bisa cocok dengan Anda.
Pilihlah bisnis MLM yang menawarkan produk berkualitas dan dibutuhkan banyak orang dengan sistem yang baik. Salah satu contoh bisnis MLM yang cukup banyak dijalankan oleh para profesional muda adalah Oriflame. Bisnis MLM Oriflame menjual produk yang memang banyak dicari masyarakat sehingga proses penjualannya menjadi lebih mudah.
4. Menjalankan Bisnis Riil
Bisnis riil yang paling banyak dijalankan oleh para profesional muda adalah bisnis kuliner dan bisnis fashion. Kedua jenis bisnis ini akan terus dicari oleh masyarakat karena merupakan kebutuhan dasar bagi manusia. Namun, untuk bisa meraup sukses di bisnis kuliner dan bisnis pakaian, produk yang dijual harus memiliki keunikan dan target market yang tepat.
Selain itu, strategi menjalankan usaha kuliner dan pakaian harus punya strategi yang tepat, baik dalam hal operasional maupun proses pemasarannya. Lokasi bisnis yang tepat, memilih karyawan yang tepat, serta proses pemasaran yang tepat sasaran menjadi sebuah keharusan agar bisa meraih sukses dibisnis riil.
KATA KUNCI KEYWORDS:
Kopi Luwak Article,Kopi Luwak Review,Kopi Luwak Green Bean Arabica,Kopi Luwak Starbucks,Kopi Luwak Coffee Price,Real Kopi Luwak,Kopi Luwak In Indonesia,Kopi Luwak Indonesia ,Kopi Luwak (Civet Coffee) ,Kopi Luwak Online Shop,Kopi Luwak Toko Online,
Baca Selengkapnya...
BELAJAR BISNIS
- Bagaimana Caranya Mendatangkan Pengunjung ke Blog
- Bagaimana caranya membuat Postingan yang menarik di blog
- Tips 10 Jurus Menulis Postingan di Blog
- Merubah Template Blog, Blogger & Blogspot
- Manfaat dan Kegunaan dari Keyword
- Pengertian Keyword Untuk Blogger dan Blogspot
- Mengedit Postingan di Blog, Blogger & Blogspot
- Mendatangkan Uang atau Income Lewat Blog
- Mendatang Uang Dengan Affiliate Marketing
- Manfaat dan Kegunaan dari Keyword
- Aturan-Aturan Yang Harus Dipatuhi Pada Google AdSense
- Bagaimana Google Adsense Untuk Mendatangkan Uang Lewat Blog
- Pengertian Keyword Untuk Blogger dan Blogspot
- Menghasilkan Uang Dengan Toko Online
- Menentukan dan Memilih Keywords atau Kata Kunci
- Cara Mengetahui Nilai Alexa Rank untuk Website dan Blog
- Apa Pentingnya Nilai Alexa Rank Website dan Blog
- Cara Mengetahui Google PageRank untuk Website dan Blog
- Strategi Belajar SEO Untuk Pemula.
- Belajar SEO Search Engine Optimization untuk Websi...
- Apa Pentingnya Google PageRank untuk Website dan Blog
- Search Engine Optimization, atau biasa disingkat SEO
- Bagaimana Caranya Mendatangkan Pengunjung ke Blog
- Bagaimana caranya membuat Postingan yang menarik di blog
- Tips 10 Jurus Menulis Postingan di Blog
- Merubah Template Blog, Blogger & Blogspot
- Manfaat dan Kegunaan dari Keyword
- Pengertian Keyword Untuk Blogger dan Blogspot
- Mengedit Postingan di Blog, Blogger & Blogspot
- Mendatangkan Uang atau Income Lewat Blog
- Mendatang Uang Dengan Affiliate Marketing
- Manfaat dan Kegunaan dari Keyword
- Aturan-Aturan Yang Harus Dipatuhi Pada Google AdSense
- Bagaimana Google Adsense Untuk Mendatangkan Uang Lewat Blog
- Pengertian Keyword Untuk Blogger dan Blogspot
- Menghasilkan Uang Dengan Toko Online
- Menentukan dan Memilih Keywords atau Kata Kunci
- Cara Mengetahui Nilai Alexa Rank untuk Website dan Blog
- Apa Pentingnya Nilai Alexa Rank Website dan Blog
- Cara Mengetahui Google PageRank untuk Website dan Blog
- Strategi Belajar SEO Untuk Pemula.
- Belajar SEO Search Engine Optimization untuk Websi...
- Apa Pentingnya Google PageRank untuk Website dan Blog
- Search Engine Optimization, atau biasa disingkat SEO