Pencarian

Custom Search
Showing posts with label franchise Indonesia. Show all posts
Showing posts with label franchise Indonesia. Show all posts

Penyebab Kegagalan Seseorang dalam Berbisnis

Kebanyakan dari kita pasti ingin memiliki usaha sendiri yang bisa memberikan keuntungan dalam jangka panjang. Akan selalu ada tantangan saat kita ingin membangun sebuah usaha, dan tantang ini sering membuat kita menyerah di tengah jalan. Dengan perencanaan yang baik serta eksekusi rencana yang maksimal tentu saja tantangan tersebut bisa dilewati.

Sebelum kita membangun sebuah usaha, sebaiknya belajar dari pengalaman orang lain dan mewaspadai potensi kegagalan dan kesalahan yang pernah dilakukan pebisnis yang lain saat merintis bisnis. Memang pada saatnya nanti seseorang bisa saja melakukan kesalahan saat menjalankan bisnis, namun dengan memiliki pengetahuan yang cukup dan rencana yang matang, tentunya perjalanan bisnis akan berlangsung lebih terarah.

Berikut ini adalah 5 penyebab kegagalan seseorang dalam berbisnis, jangan sampai kita melakukannya juga.
1. Berbisnis Hanya Ikut-ikutan Trend Pasar

Cukup banyak pemula yang merintis usaha mereka hanya karena ingin mengikuti trend yang ada di pasaran. Hanya karena melihat seseorang sukses di salah satu bisnis, lalu menjalankan bisnis yang sama. Ini bukan langkah yang baik jika kita ingin membangun sebuah bisnis yang bisa bertahan jangka panjang.

Kebanyakan mereka yang memulai bisnis tertentu hanya karena ikut-ikutan tidak akan bertahan lama. Penyebabnya adalah karena kebanyakan yang hanya ikut-ikutan trend tersebut tidak mengerti tentang bisnis yang dijalankannya dan tidak memiliki passion di bisnis tersebut.

2. Tidak Punya Visi dan Misi yang Jelas

Setiap kali seseorang ingin merintis sebuah usaha, sudah sepatutnya orang tersebut memiliki visi tentang bisnisnya. Jika kita tidak memiliki visi yang jelas, maka dapat dipastikan bahwa bisnis yang akan kita jalankan tidak akan berjalan dengan maksimal karena kita tidak yakin akan tujuan yang ingin dicapai. Tetap memaksakan diri memulai bisnis yang tanpa visi akan membuat kita kehabisan energi, waktu, dan sumber daya Anda.

Memahami tujuan atau goal bisnis Anda adalah langkah yang sangat penting ketika ingin merintis sebuah usaha. Apa yang ingin kita capai dalam jangka pendek, dan apa yang harus dicapai dalam jangka panjang, dengan begitu kita bisa mengetahui langkah-langkah yang akan diperlukan untuk mencapai goal tersebut. Boleh dikatakan tanpa adanya visi dan misi yang jelas, maka bisa dipastikan sebuah usaha akan jalan di tempat atau bahkan gulung tikar.

3. Kurangnya Ketekunan Dalam Mengelola Usaha

Di dunia ini tidak ada satupun bisnis yang bisa berjalan dengan sukses tanpa adanya kerja keras dan ketekunan. Seorang pengusaha tidak cukup hanya menciptakan ide bisnis, tapi juga harus memiliki ketekunan dalam menjalankan ide bisnis tersebut agar berkembang ke arah yang lebih baik.

Sebagai seorang pemilik usaha, tentunya Anda harus menunjukkan ketekunan ini kepada pekerja yang Anda rekrut dan bergabung dalam bisnis Anda. Upaya untuk meningkatkan ide bisnis tersebut tentu membutuhkan perhatian dari semua pihak. Ketekunan dan kerjasama antara Anda dan tim tentu akan sangat berpengaruh dalam mengelola usaha yang dijalankan. Kerjasama yang solid dan ketekunan dalam menjalankan sebuah usaha akan dapat menghadapi setiap tantangan dan persaingan dalam bisnis.

4. Individualistis dan Tidak Mau Berbagi dengan Orang Lain

Banyak pemula dalam dunia bisnis terlalu cepat berpuas diri, dan tidak ingin berbagi cerita tentang keberhasilannya kepada orang lain, alasannya mungkin karena tidak ingin mendapat persaingan. Namun, justru sifat individualis, cepat puas, dan tidak mau berbagi ini bisa menjadi penghambat seseorang untuk berkembang.

Mereka yang memiliki sifat seperti ini biasanya sulit diajak berbagi tentang informasi bisnis, tentu ini juga akan membuat pengalaman mereka tidak berkembang. Selain itu, mereka yang punya sifat individualis cenderung kehilangan kesempatan untuk berkerjasama dengan pengusaha lainnya sehingga bisnisnya tidak mengalami pertumbuhan yang signifikan atau bisa jadi stagnan.

5. Tidak Punya Persiapan Menghadapi Permintaan yang Melonjak

Ada saat-saat tertentu dimana kita mendapatkan lonjakan permintaan dari konsumen. Banyak pemula dalam bisnis tidak siap dan tidak bisa mengantisipasi permintaan konsumen yang tiba-tiba melonjak, sehingga mereka berpotensi kehilangan konsumen.

Sumber daya manusia yang baik sangat diperlukan saat kita mendapatkan permintaan yang besar dari konsumen, mereka membutuhkan pelayanan yang baik agar tetap berada di bisnis Anda. Tentunya kita ingin agar usaha yang dirintis terus berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar, seiring dengan itu Anda harus mempersiapkan strategi dalam pelayanan konsumen dan membangun sumber daya manusia yang berkualitas di lingkungan bisnis Anda.



Baca Selengkapnya...

Toko online terpercaya, Apa Cirinya?

Seiring dengan banyaknya penipuan melalui dunia maya menjadikan bisnis online belum dipercaya bagi sebagian orang. Seseorang mungkin tertarik dengan produk yang kita tawarkan melalui dunia maya, namun mereka masih memiliki rasa takut untuk melakukan transaksi pembelian.

Hal itu sangatlah wajar, mengingat dalam melakukan transaksi jual beli di bisnis online ini para konsumen tidak bisa berhadapan langsung dengan para penjual. Berbeda dengan situasi pasar pada umumnya.

Kunci sukses dalam menjalankan bisnis online salah satunya adalah adanya rasa percaya diri dari konsumen untuk berani melakukan transaksi pembelian. Namun, konsumen harus bisa menganalisa sendiri bisnis online mana yang bisa dipercaya dan bisnis online mana yang rawan melakukan penipuan. Lalu, kira-kira untuk mengetahui bisnis online terpercaya, apa saja cirinya?
Memberikan informasi bisnis

Bisnis online akan mendapatkan kepercayaan dari banyak konsumen jika mampu menampilkan berbagi informasi seputar bisnis dan identitas Anda agar konsumen bisa menghubungi penjual atau pelaku bisnis melalui alamat kantor, email, no telepon maupun akun sosial media.
Menampilkan deskripsi produk secara rinci

Jika bisnis online menggunakan website, maka bisnis online terpercaya biasanya akan menampilkan deskripsi produk secara rinci dan lengkap. Misalnya dengan menampilkan foto-foto yang berkualitas baik disertai dengan jenis bahan, berat produk dan lain sebagainya.
Memberikan pelayanan dengan baik dan cepat

Terkadang seorang pelanggan membutuhkan respon yang baik dan cepat dari pemilik bisnis. Apalagi jika bisnis online masih terbilang baru, pastinya akan sangat wajar jika banyak konsumen yang mengajukan pertanyaan seputar produk. Jika bisnis online bisa melayani dengan semaksimal mungkin maka konsumen akan menganggap bisnis online tersebut sebagai bisnis toko online terpercaya walaupun ujungnya tidak membeli produk.
Menggunakan fasilitas rekening bank

Sebagian besar transaksi dalam bisnis online pasti menggunakan rekening bank. Bisnis online terpercaya biasanya akan menyediakan beberapa rekening bank yang berbeda, tujuannya untuk mempermudah para konsumen dalam melakukan proses transaksi.
Memberikan garansi

Bisnis online terpercaya biasanya akan memberikan fasilitas garansi baik pengembalian barang maupun uang. Tujuannya, jika ada komplain dari konsumen missal barang rusak, maka konsumen bisa diberikan ganti dengan barang yang masih baru dengan menggunakan garansi tersebut.
Menampilkan testimoni

Bisnis toko online terpercaya biasanya akan menampilkan testimoni terbaik dari konsumen mengenai produk yang dijual. Namun, untuk bisnis online yang masih baru mungkin belum mempunyai testimoni dari konsumen.
Baca Selengkapnya...

BELAJAR BISNIS

KATA PENGANTAR

Salam hangat...!! Sobat dan rekan-rekan...!! BLOG INI DOFOLLOW pada Kolom Komentar, Buku Tamu. silakan berkomentar atau tinggalkan sepatah dua patah kata..., isikan url blog atau website dengan benar, dapatkan backlink dari KAMI...Terimakasih atas kunjungan Anda!
MASUKKAN EMAIL ANDA, JIKA ANDA INGIN MENDAPATKAN TULISAN-TULISAN DARI ABE ONLINE LANGSUNG DIKIRIM KE EMAIL ANDA GRATIS

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

free counters