Mitra usaha yang kita ajak kerjasama sebaiknya punya pengetahuan yang baik di bisnis yang akan dijalankan. Partner bisnis yang baik biasanya mau membantu dalam banyak hal, misalnya menyediakan produk yang berkualitas, membantu dalam hal pengiriman barang, membantu permodalan, dan hal lainnya. Itulah sebabnya mengapa kita harus menemukan partner bisnis yang kompeten dan berkualitas.
Lalu bagaimana cara menemukan mitra bisnis tersebut? Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk memilih partner bisnis yang akan bekerjasama dengan dengan Anda.
1. Mitra Bisnis Harus Punya Kredibilitas Baik
Perhatikan bahwa faktor kedekatan pada seseorang bukanlah jaminan bahwa mereka bisa menjadi partner bisnis yang baik. Kita harus melihat bagaimana cara kerja mereka, bagaimana calon mitra usaha tersebut menyampaikan strategi bisnis yang mereka tawarkan. Sebuah bisnis yang baik tentu punya standar operasional yang menjadi acuan dalam menjalankannya, pastikan calon partner bisnis Anda punya kredibilitas yang baik di industri yang mereka jalankan.
2. Memiliki Visi dan Misi yang Sama
Semua bisnis pasti punya visi (tujuan) yang ingin dicapai, dan juga punya misi (cara) yang sudah terukur untuk mencapai visi tersebut. Kerjasama yang baik tentunya dimulai dari kesepakatan dari kedua belah pihak agar dapat menjalankan strategi bisnis bersama-sama dengan baik. Sebelum memutuskan bekerjasama dengan calon partner, sebaiknya kita memastikan bahwa visi Anda dan calon mitra usaha tersebut bermuara pada arah yang sama.
3. Menetapkan Peran Masing-Masing Dalam Bisnis
Anda dan mitra usaha pasti punya peranan masing-masing dalam bisnis yang harus dijalankan secara bersama-sama agar usaha tersebut berjalan dengan baik. Peran masing-masing harus ditentukan sejak awal sesuai dengan porsi masing-masing. Peran tersebut harus dimaksimalkan untuk mencapai goal bersama.
4. Berkomunikasi Denga Baik
Seperti yang disebutkan pada poin 3 bahwa masing-masing orang akan punya peran berbeda yang harus dikerjakan secara maksimal untuk mencapai goal bisnis Anda dan mitra usaha. Tentunya semua ini membutuhkan komunikasi yang baik secara berkesinambungan. Dalam memutuskan sesuatu yang berhubungan dengan kerjasama bisnis haruslah berdasarkan kesepakatan yang telah disetujuai bersama. Satu sama lain harus mau menerima saran dan masukan untuk tujuan kebaikan bisnis yang dijalankan bersama-sama.
5. Perjanjian Kemitraan Harus Dibuat
Perjanjian kerjasama adalah hal yang penting dalam sebuah bisnis. Dalam perjanjian tersebut Anda dan partner bisnis bisa menentukan pembagian tugas dan tanggung jawab serta pembagian keuntungan dengan porsi yang sesuai. Akan lebih baik lagi bila Anda membuat perjanjian tertulis atau akta notaris. Hal ini penting jika suatu saat mitra bisnis melakukan hal-hal yang bisa merugikan Anda selama masa kontrak kemitraan, sehingga Anda bisa membawanya ke pengadilan.
6. Harus Memiliki Bukti Kwitansi Usaha
Bila Anda adalah pihak pemilik modal atau penyedia produk, akan lebih baik Anda memiliki bukti tertulis penyerahan modal atau tanda terima barang yang ditandatangani di atas materai dan harus ada 2 orang saksi. Anda juga perlu mempelajari dan mengetahui aturan hukum tentang penyertaan modal agar meminimalisir kemungkinan terjadinya penipuan.
KATA KUNCI KEYWORDS:
Peluang Kerja sampingan,Bisnis Internet,Internet Marketing,Belajar Bisnis,Belajar Bisnis Internet,Belajar Bisnis Online,Belajar Internet Marketing,Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, franchise Indonesia, bisnis Waralaba, Wirausaha, Pengusaha sukses, Cara Bisnis,Bisnis Online Di Rumah,bisnis online gratis,bisnis sampingan,Entrepreneurship,Bisnis sampingan ibu rumah tangga dari rumah,Peluang Kerja sampingan ibu rumah tangga,Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga,Peluang Bisnis Ibu Rumah Tangga 2012,Bisnis sampingan ibu rumah tangga, Wirausaha
Baca Selengkapnya...
Pencarian
Cara Memilih Mitra Bisnis Dengan Bijak dan Benar
Inilah 14 Fakta Kegagalan dan 5 Fakta Sukses!
Kita semua pasti pernah mengalami sukses dan gagal dalam kehidupan yang masing-masing kita jalani. ada banyak fakta dalam hal gagal dan sukses yang harus kita ketahui agar sukses tetap bersama kita dan kegagalan menjauh dari diri kita.
Lewat judul diatas "Inilah 14 Fakta Kegagalan dan 5 Fakta Sukses!" saya coba untuk membagi sedikit tulisan semoga dapat mencerahkan sudut pandang anda dalam karir atau bisnis usaha yang sedang anda jalani.
INILAH 5 FAKTA SUKSES
1. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN USIA ANDA !
* Nelson Mandela, menjadi presiden pada usia 76 tahun
* Steve Jobbs, menjadi jutawan pada usia 21 tahun
* Kolonel Sanders (KFC), memulai bisnis pada usia 65 tahun
* Winston Churchill, menjadi PM Inggris usia 52 tahun.
* Bill Gates, menjadi orang terkaya di dunia usia 41 tahun
2. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN SUKU, AGAMA, BANGSA, WARNA KULIT DAN KETURUNAN.
* Obama : Presiden Amerika Serikat saat ini
* Jenderal Colin Powell, Martin Luther King : kulit hitam
* Confusius : anak yatim di Cina
* Charles Dickens : penulis cerita kanak-kanak Inggris, menulis di gudang, banyak naskahnya dibuang ke tong sampah oleh editornya.
3. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN (CACAT) FISIK.
* Hellen Keller : tuna netra, tuna rungu, penulis dan pendidik terkenal dunia.
* Shakespeare : cacat kaki, penulis novel.
* F.D. Roosevelt : terkena polio, presiden 32 AS.
* Beethoven : tuna rungu, komposer musik.
* Napoleon Bonaparte : sangat pendek, wajah tidak menarik, pemimpin pasukan penakluk Eropa.
* Anthony Robbins : Lulusan SMA, kegemukan, merubah persepsi tentang penampilan dan cara diet, menjadi langsing, motivator terkenal dunia.
4. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN
* Thomas Alfa Edison : pendidikan SD, memiliki 2000 hak paten.
* Li Ka Shing : berhenti sekolah umur14 tahun, orang terkaya di Hongkong.
* Henry Ford : tidak pernah duduk di bangku sekolah
* The Wright Brother : orang biasa dan tidak berpendidikan tinggi, menciptakan pesawat terbang pertama di dunia.
* Bill Gates : orang terkaya didunia memulai bisnis setelah lulus SMA.
* Lawrence Ellison : drop out universitas, pendiri Oracle Corp, orang terkaya kedua didunia.
5. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN LATAR BELAKANG KELUARGA
* Andrew Carnegie : bekerja usia 13 tahun, keluarga sangat miskin, menjadi Raja Besi Baja dunia.
* Walt Disney : usia 20 tahun pemuda miskin dan tidak terkenal, usia 30 tahun jadi usahawan terkenal.
* Abraham Lincoln : lahir dari keluarga miskin
* Napolean Hill : lahir dari keluarga miskin, ibunya meninggal saat dia kecil, jadi guru motivasi terkenal dunia, bukunya Think and Grow Rich : menjadi acuan pertama bagi para motivator dunia.
* Bill Clinton : ayahnya meninggal ketika masih kecil, adiknya terlibat obat terlarang.
INILAH 14 FAKTA KEGAGALAN
1. Tidak ada tujuan / goal yang tepat, tidak tahu apa yang diinginkan dalam hidup
2. Tidak pernah mencatat tujuan : hanya di kepala, tidak dikertas atau Goal Visualization atau sarana apapun.
3. Tidak ingin bertanggung jawab atas tindakannya, selalu mencari alasan atau excuse atas kegagalannya.
4. Tidak ada tindakan yang efektif : Banyak rencana, tidak ada tindakan alias No Action Talk Only (NATO).
5. Membatasi diri : menganggap tak berhak sukses karena, terlalu tua, tak punya modal, bawaan keluarga, tempat tak memungkinkan.
6. Malas : tidak mau kerja keras, selalu berusaha menggunakan cara paling mudah, cepat dan hemat waktu, tapi ingin mendapatkan uang paling banyak.
7. Berteman dengan teman-teman yang salah, hidup di lingkungan orang-orang yang gagal.
8. Tidak bisa mengatur waktu alias salah prioritas.
9. Salah memakai strategi atau cara bertindak, tidak mempunyai strategi yang paling baik. Berusaha keras, hasil nol.
10. Kurang pengembangan diri: jarang membaca, mendengar kaset, seminar, mengumpulkan informasi baru dan lain-lain.
11. Tidak ada kesungguhan atau komitmen untuk sukses: mudah putus asa atau menyerah pada waktu menghadapi rintangan.
12. Kurang menggunakan Kekuatan Pikiran Bawah Sadar.
13. Kurangnya hubungan antar manusia yang baik.
14. Sombong dan menganggap diri sendiri paling hebat dan berhenti belajar.
KATA KUNCI KEYWORDS:
Peluang Kerja sampingan,Bisnis Internet,Internet Marketing,Belajar Bisnis,Belajar Bisnis Internet,Belajar Bisnis Online,Belajar Internet Marketing,Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, franchise Indonesia, bisnis Waralaba, Wirausaha, Pengusaha sukses, Cara Bisnis,Bisnis Online Di Rumah,bisnis online gratis,bisnis sampingan,Entrepreneurship,Bisnis sampingan ibu rumah tangga dari rumah,Peluang Kerja sampingan ibu rumah tangga,Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga,Peluang Bisnis Ibu Rumah Tangga 2012,Bisnis sampingan ibu rumah tangga, Wirausaha
Baca Selengkapnya...
Ini Dia 9 Pertanda Anda Terancam Bangkrut
Kita semua pasti pernah mengenal orang yang mengalami masalah keuangan. Biasanya, setelah menemui jalan buntu, mereka akhirnya meminta bantuan pinjaman dari keluarga, menarik uang tunai dari kartu kredit, atau mencari pinjaman dengan bunga yang sangat tidak masuk akal.
Situasi seperti itulah yang bisa dibilang bangkrut. Jika anda belum pernah menjumpai situasi seperti di atas, anda masih beruntung. Kalau bisa, jangan sampai hal seperti itu menimpa diri anda.
Berikut ini adalah beberapa contoh orang yang sedang di ambang kebangkrutan, seperti dikutip dari Money Matters, Selasa (14/2/2012). Semoga dengan mengetahui ciri-ciri kebangkrutan ini sejak awal, anda bisa terhindar benar-benar bangkrut.
1. Tidak tahu uangnya lari ke mana saja
Kebanyakan orang yang akan atau sudah bangkrut selalu merasa kekurangan uang, karena mereka tidak tahu ke mana larinya uang yang sudah mereka dapatkan. Pasalnya, mereka juga tidak punya rincian pengeluaran bulanan, apalagi rincian mengenai pengeluaran kecil lainnya. Anda bisa menghindari hal ini dengan membuat rencana pengeluaran bulanan dan jangan keluar jalur dan belanja yang tidak-tidak.
2. Tidak punya rencana jangka panjang
Ciri-ciri orang yang kekurangan uang karena tidak punya rencana jangka panjang, baik itu tabungan maupun investasi. Jika saja mereka punya rencan untuk satu bulan, itu akan lebih baik daripada tanpa rencana sama sekali. Walaupun akhirnya rencana tersebut meleset dari target semula, setidaknya anda sudah punya rencana.
3. Belanja barang yang tidak perlu
Pastinya anda punya teman, kenalan atau bahkan saudara yang sangat mencintai belanja dan membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Seri terbaru iPhone baru saja dirilis? Mereka langsung beli, dengan segala cara (tunai atau kredit), walaupun versi yang sebelumnya masih ada dan berfungsi dengan baik. Pesawat televisi dengan layar data terbaru baru saja keluar? Mereka langsung beli supaya dibilang tidak ketinggalan jaman karena punya teknologi terbaru.
4. Korban gaya hidup mewah
Kebanyakan orang dengan gaji besar selalu tak mau ketinggalan dengan gaya hidup masa kini yang serba mewah, Bahkan, tak jarang mereka menghabiskan banyak uang hanya untuk gaya hidup tersebut. Daripada memilih untuk menabung dan berinvestasi, mereka memilih untuk meninggikan standar hidupnya, dengan membeli rumah lebih besar, mobil baru dan pakaian dengan mode terbaru. Mereka selalu merasa harus lebih unggul ketimbang orang lain di lingkungannya.
5. Selalu membayar lebih mahal tanpa pikir panjang
Kebanyakan orang menjadi bangkrut karena hal seperti ini. Mereka selalu cepat mengeluarkan uang tanpa mengetahui nilai asli sebuah barang. Bahkan, mereka tidak pernah bertanya apakah harganya masih bisa ditawar atau mendapat diskon. Kalau memang bisa membayar lebih murah, kenapa tidak? Jangan pernah membayar sesuatu lebih mahal dari harga pasaran.
6. Selalu berutang di setiap kesempatan
Selama masih bisa berutang, mereka pasti lakukan. Mereka sepertinya tidak pernah dengan bahwa semakin lama jangka waktu pembayaran maka uang yang harus dibayar menjadi semakin tinggi. Apalagi dengan iming-iming bunga 0% dalam tiga bulan pertama. Selanjutnya, mereka akan tanpa sadar mengambil kredit lagi dan lagi sampai akhirnya terlilit utang.
7. Mengandalkan orang lain untuk masalah keuangannya
Kebanyakan dari kita pasti pernah tahu seseorang yang selalu meminta bantuan kepada orang tua, keluarga atau temannya jika terlibat masalah keuangan. Masalah yang mereka dapat dilakukan oleh sendiri tetapi berharap bisa diselesaikan oleh bantuan orang lain.
8. Mengorbankan keuntungan masa depan demi kesenangan sesaat
Orang seperti ini biasanya kesulitan untuk mengerti bahwa berhemat dan bekerja keras akan menghasilkan keuntungan di masa depan, daripada menghambur-hamburkan uang di masa kini. Mereka biasanya tidak sadar bahwa menabung di masa kini bisa meningkatkan kesenangan di masa depan.
9. Lebih senang orang mengira dirinya kaya, daripada benar-benar kaya
Satu lagi ciri orang yang tidak akan lepas dari kebangkrutan adalah senang dikira banyak uang oleh banyak orang, meski yang sebenarnya justru sebaliknya. Mereka tidak peduli apakah benar-benar sukses atau tidak, yang penting orang mengira dirinya sukses dan punya harta melimpah.
Kesimpulan:
Beberapa ciri di atas diharapkan bisa membantu anda untuk tidak terjebak hal yang sama. Mungkin beberapa dari kita sudah ada yang mengalami satu atau dua poin di atas, anda belum terlambat untuk memperbaiki diri. Lakukan perubahan demi masa depan yang lebih baik. Kalau anda sudah tahu masalahnya, maka tinggal mencari cara mengatasinya.
KATA KUNCI KEYWORDS:
Peluang Kerja sampingan,Bisnis Internet,Internet Marketing,Belajar Bisnis,Belajar Bisnis Internet,Belajar Bisnis Online,Belajar Internet Marketing,Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, franchise Indonesia, bisnis Waralaba, Wirausaha, Pengusaha sukses, Cara Bisnis,Bisnis Online Di Rumah,bisnis online gratis,bisnis sampingan,Entrepreneurship,Bisnis sampingan ibu rumah tangga dari rumah,Peluang Kerja sampingan ibu rumah tangga,Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga,Peluang Bisnis Ibu Rumah Tangga 2012,Bisnis sampingan ibu rumah tangga, Wirausaha
Baca Selengkapnya...
Ini Dia 8 Tips Memulai Usaha Tanpa Modal
Merintis bisnis sebenarnya tidak susah-susah amat. Siapa pun bisa, bahkan tanpa uang sepeser pun. Justru, mempertahankan bisnis itu yang paling susah dan paling penting. Banyak bisnis gagal di tengah jalan gara-gara persiapan dan eksekusi kurang matang.
Kerjakan dulu pekerjaan rumah Anda sebelum mulai berbisnis. Anda wajib tahu siapa saja dan apa yang dibutuhkan pelanggan, termasuk keunikan bisnis Anda dibanding kompetitor. Jika Anda pikir sudah punya jawaban atas ketiga pertanyaan ini, berarti Anda sudah bisa mulai usaha.
Paling penting, jika produk Anda niche, maka perusahaan investasi dan investor individual akan bermurah hati menginvestasikan uang mereka pada bisnis Anda. Jika Anda termasuk orang yang punya ide inovatif tapi tak punya modal, simak beberapa tips berikut ini
SUMBER: detikfinance
KATA KUNCI KEYWORDS:
Peluang Kerja sampingan,Bisnis Internet,Internet Marketing,Belajar Bisnis,Belajar Bisnis Internet,Belajar Bisnis Online,Belajar Internet Marketing,Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, franchise Indonesia, bisnis Waralaba, Wirausaha, Pengusaha sukses, Cara Bisnis,Bisnis Online Di Rumah,bisnis online gratis,bisnis sampingan,Entrepreneurship,Bisnis sampingan ibu rumah tangga dari rumah,Peluang Kerja sampingan ibu rumah tangga,Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga,Peluang Bisnis Ibu Rumah Tangga 2012,Bisnis sampingan ibu rumah tangga, Wirausaha
Baca Selengkapnya...
Inilah 10 Orang Kaya Yang Pernah Dipecat Sebelum Sukses | Entrepreneurship | Peluang Bisnis Terbaru 2012
Kehilangan pekerjaan bisa jadi pengalaman paling berat yang Anda alami, tapi bukan berarti akhir dari sebuah karir. Bahkan, pengalaman beberapa orang terbukti kejadian buruk itu bisa menjadi awal bagi keberhasilan.
Seperti dikutip dari Sidney Morning Herald, Selasa (1/5/2012), 10 orang ini pernah dipecat dari tempat kerja sebelum akhirnya sukses dan meraup banyak harta kekayaan. Simak daftarnya di bawah ini:
1. Walt Disney
Pada tahun 1919, Walt Disney dipecat dari pekerjaannya di koran Kansas City Star. Menurut atasannya, "imajinasinya kurang dan tidak punya ide bagus." Kegagalannya tidak berhenti sampai di situ, Disney lalu mendirikan Laugh-O-Gram, studio animasi yang berujung bangkrut. Akhirnya, ia memilih masuk ke area yang lebih menguntungkan, Hollywood. Ia bersama adiknya pindah ke California dan mulai memproduksi serial kartun populer.
2. JK Rowling
JK Rowling pernah bekerja sebagai sekretaris di kantor Amnesti Internasional London sambil bermimpi menjadi seorang penulis. Secara diam-diam ia menulis cerita di komputer kantornya, ceritanya mengenai bocah penyihir bernama Harry Potter.
Lama-lama atasannya sudah jengah karena kelakuan Rowling yang lebih niat menulis cerita daripada bekerja. Setelah dipecat, Rowling sempat bertahan hidup menggunakan pesangon yang ia terima. Kini, ia menjadi milyuner dan salah satu penulis cerita paling sukses di dunia.
3. Michael Bloomberg
Walikota New York Michael Bloomberg pernah bekerja di salah satu perusahaan investasi yang pada tahun 1998 dibeli oleh sebuah perusahan yang nantinya akan menjadi Citigroup. Bloomberg dinyatakan tak lagi diperlukan dan akhirnya dipecat dan diberi pesangon.
Ia menggunakan uang tersebut untuk membangun perusahaan investasinya sendiri. Saat ini, ia merupakan orang terkaya nomor 18 di Amerika Serikat (AS) dan menjadi walikota di salah satu kota terbesar di dunia.
4. Anna Wintour
Editor Vogue, Anna Wintour, memulai karirnya sebagai penulis fesyen pemula di majalah Harper's Bazaar. Dia banyak melahirkan tulisan-tulisan yang inovatif, tapi sayang, editornya, Tony Mazalla, menilai tulisannya masih kurang layak. Sehingga, setelah 9 bulan ia pun dipecat.
Dipecat dari pekerjaan merupakan pengalaman yang luar biasanya, menurutnya. Tragedi itu juga tidak membuatnya putus asa.
"Saya merekomendasikan anda semua punya pengalaman dipecat," katanya kepada para juniornya. Selepas dari Harper, ia menjadi editor fesyen di Viva.
5. Madonna
Setelah drop out (DO) dari universitas dan pindah ke New York, Madonna sempat mengalami krisis finansial yang berkepanjangan. Saking butuh uang, ia sempat bekerja di Dunkin' Donuts yang terletak di wilayah Times Square.
Itu pun tidak bertahan lama. Setelah tak sengaja menumpahkan selai jeli ke seorang pelanggan, Madonna langsung dipecat oleh managernya. Diva tahun 80-an itu pun sempat berpindah-pindah dari satu restoran cepat saji ke lainnya sebelumnya memulai karir musiknya di 1979.
6. Oprah Winfrey
Reporter berita malam Oprah Winfrey selalu terbawa suasana ketika melaporkan beritanya. Sang Produser WJZ-TV memutuskan untuk memberhentikan Oprah dari tugasnya. Oprah diberi pilihan untuk tetap bekerja di stasiun televisi itu tapi tak lagi membawakan berita.
Meski sakit hati dan hanya bisa membawakan acara televisi biasa saja, ia tetap bertahan dan terus berusahaa yang terbaik. Kesedihannya tak bertahan lama karena acara televisinya mulai diminati masyarakat dan akhirnya bisa sukses seperti sekarang.
7. Jerry Seinfeld
Jerry punya peran kecil di acara komedi Benson, tetapi produsernya tidak menyukai cara Jerry memainkan peran tersebut. Ia pun dipecat setelah hanya tiga episode. Sayangnya, tidak pernah ada yang memberi tahu Jerry bahwa ia sudah dipecat. Sampai suatu hari ia datang ke lokasi syuting dan menemukan tidak ada lagi dialog yang harus ia bawakan dalam naskah.
Akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke Klub Komedi. Setelah tampil satu kali, salah seorang pencari bakat ternyata menjadi penontong di klub tersebut. Jerry pun mendapat tawaran untuk membuat sitkom sendiri yang berujung sukses.
8. Truman Capote
Truman Capote DO dari SMA untuk menjadi tukang foto kopi di majalah New Yorker. Impian dalam hidupnya adalah bekerja di majalah bergengsi yang dikenal luas. Dua tahun kemudian, ia menonton acara baca puisi oleh sastrawan terkenal Robert Frost.
Karena sakit demam, Capote terpaksa pergi di tengah-tengah acara tersebut. Merasa terhina atas tindakan Capote, Frost menyelidiki sampai ke tempat kerjanya dan meminta ia segera dipecat.
Pemecatan itu tidak membuat ia putus asa. Secara perlahan ia mulai mengirimkan tulisan-tulisan ke beberapa majalah seperti Harper's Bazaar dan and Mademoiselle. Beberapa tahun kemudian, ia meluncurkan novel perdananya.
9. Robert Redford
Semasa remaja, Robert Redford adalah seorang buruh dengan keahlian rendah di pabrik Standard Oil. Ketika supervisor menemukan ia sedang tertidur di jam kerja, Redford tidak dipecatm tapi dipindah ke divisi lain. Tak banyak berubah, meski beda divisi kelakuannya tetap sama.
Setelah memecahkan beberapa botol di pabrik tersebut, ia pun akhirnya dipecat. Menganggur membuatnya punya banyak waktu untuk mengejar mimpinya. Ia masuk ke universitas Kolorado sebelum akhirnya pindah ke New York dan menjadi aktor terkenal.
10. Elvis Presley
Elvis mungkin saja menjadi raja rock 'n' roll, tapi kesuksesannya itu merupakan buah dari beberapa kegagalan di masa lalu. Setelah satu pertunjukkan di Grand Ole Opry, Nashville, manajer konser menyuruhnya pulang ke Memphis dan kembali fokus di karir lamnya, yaitu supir truk.
Untungnya, dia tidak menuruti permintaan si menajer tersebut. Pantang menyerah, Elvis tak berhenti melakukan banyak pertunjukkan di area tersebut sampai bisa ikut tur bersama Hank Snow, salah satu musisi terkenal di industri musik country.
KATA KUNCI KEYWORDS:
Peluang Kerja sampingan,Bisnis Internet,Internet Marketing,Belajar Bisnis,Belajar Bisnis Internet,Belajar Bisnis Online,Belajar Internet Marketing,Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, franchise Indonesia, bisnis Waralaba, Wirausaha, Pengusaha sukses, Cara Bisnis,Bisnis Online Di Rumah,bisnis online gratis,bisnis sampingan,Entrepreneurship,Bisnis sampingan ibu rumah tangga dari rumah,Peluang Kerja sampingan ibu rumah tangga,Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga,Peluang Bisnis Ibu Rumah Tangga 2012,Bisnis sampingan ibu rumah tangga, Wirausaha
Baca Selengkapnya...
Entrepreneur? Pelajari Sikap, Ciri dan Sifat watak Wirausaha Ini | Peluang Kerja sampingan Sebagai Owner Entrepreneurs
Entrepreneur? Pelajari Sikap, Ciri dan Sifat watak Wirausaha Ini | Peluang Kerja sampingan Sebagai Owner. Sikap seorang wirausahawan yang dapat diangkat dari kegiatannya sehari-hari, sebagai berikut:
Disiplin
Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki kedisiplinan yang tinggi. Arti dari kata disiplin itu sendiri adalah ketepatan komitmen wirausahawan terhadap tugas dan pekerjaannya. Ketepatan yang dimaksud bersifat menyeluruh, yaitu ketepatan terhadap waktu, kualitas pekerjaan, sistem kerja dan sebagainya. Ketepatan terhadap waktu, dapat dibina dalam diri seseorang dengan berusaha menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang direncanakan. Sifat sering menunda pekerjaan dengan berbagai macam alasan, adalah kendala yang dapat menghambat seorang wirausahawan meraih keberhasilan.
Kedisiplinan terhadap komitmen akan kualitas pekerjaan dapat dibina dengan ketaatan wirausahawan akan komitmen tersebut. Wirausahawan harus taat azas. Hal tersebut akan dapat tercapai jika wirausahawan memiliki kedisiplinan yang tinggi terhadap sistem kerja yang telah ditetapkan. Ketaatan wirausahawan akan kesepakatan-kesepakatan yang dibuatnya adalah contoh dari kedisiplinan akan kualitas pekerjaan dan sistem kerja.
Komitmen Tinggi
Komitmen adalah kesepakatan mengenai sesuatu hal yang dibuat oleh seseorang, baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki komitmen yang jelas, terarah dan bersifat progresif (berorientasi pada kemajuan). Komitmen terhadap dirinya sendiri dapat dibuat dengan identifikasi cita-cita, harapan dan target-target yang direncanakan dalam hidupnya.
Sedangkan contoh komitmen wirausahawan terhadap orang lain terutama konsumennya adalah pelayanan prima yang berorientasi pada kepuasan konsumen, kualitas produk yang sesuai dengan harga produk yang ditawarkan, penyelesaian bagi masalah konsumen, dan sebagainya.Seorang wirausahawan yang teguh menjaga komitmennya terhadapkonsumen, akan memiliki nama baik di mata konsumen yang akhirnya wirausahawan tersebut akan mendapatkan kepercayaan dari konsumen, dengan dampak pembelian terus meningkat sehingga pada akhirnya tercapai target perusahaan yaitu memperoleh laba yang diharapkan.
Jujur
Kejujuran merupakan landasan moral yang kadang-kadang dilupakan oleh seorang wirausahawan. Kejujuran dalam berperilaku bersifat kompleks. Kejujuran mengenai karakteristik produk (barang dan jasa) yang ditawarkan, kejujuran mengenai promosi yang dilakukan, kejujuran mengenai pelayanan purnajual yang dijanjikan dan kejujuran mengenai segala kegiatan yang terkait dengan penjualan produk yang dilakukan olehwirausahawan.
Kreatif dan Inovatif
Untuk memenangkan persaingan, maka seorang wirausahawan harus memiliki daya kreativitas yang tinggi. Daya kreativitas tersebut sebaiknya dilandasi oleh cara berpikir yang maju, penuh dengan gagasan-gagasan baru yang berbeda dengan produk-produk yang telah ada selama ini di pasar. Gagasan-gagasan yang kreatif umumnya tidak dapat dibatasi oleh ruang, bentuk ataupun waktu. Justru seringkali ide-ide jenius yangmemberikan terobosan-terobosan baru dalam dunia usaha awalnya adalah dilandasi oleh gagasan-gagasan kreatif yang kelihatannya mustahil.
Mandiri
Seseorang dikatakan “mandiri” apabila orang tersebut dapat melakukan keinginan dengan baik tanpa adanya ketergantungan pihak lain dalammengambil keputusan atau bertindak, termasuk mencukupi kebutuhan hidupnya, tanpa adanya ketergantungan dengan pihak lain. Kemandirian merupakan sifat mutlak yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan. Pada prinsipnya seorang wirausahawan harus memiliki sikap mandiri dalam memenuhi kegiatan usahanya.
Realistis
Seseorang dikatakan realistis bila orang tersebut mampu menggunakan fakta/realita sebagai landasan berpikir yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakan/ perbuatannya. Banyak seorang calon wirausahawan yang berpotensi tinggi, namun pada akhirnya mengalami kegagalan hanya karena wirausahawan tersebut tidak realistis, obyektif dan rasional dalam pengambilan keputusan bisnisnya. Karena itu dibutuhkan kecerdasan dalam melakukan seleksi terhadap masukan-masukan/ sumbang saran yang ada keterkaitan erat dengan tingkat keberhasilan usaha yang sedang dirintis.
KATA KUNCI KEYWORDS:
Peluang Kerja sampingan,Bisnis Internet,Internet Marketing,Belajar Bisnis,Belajar Bisnis Internet,Belajar Bisnis Online,Belajar Internet Marketing,Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, franchise Indonesia, bisnis Waralaba, Wirausaha, Pengusaha sukses, Cara Bisnis,Bisnis Online Di Rumah,bisnis online gratis,bisnis sampingan,Entrepreneurship,Bisnis sampingan ibu rumah tangga dari rumah,Peluang Kerja sampingan ibu rumah tangga,Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga,Peluang Bisnis Ibu Rumah Tangga 2012,Bisnis sampingan ibu rumah tangga, Wirausaha
Baca Selengkapnya...
Faktor-faktor motivasi Kewirausahaan (Entrepreneurship) | Peluang Kerja sampingan Sebagai Owner Entrepreneurs
Kewirausahaan memiliki arti yang berbeda-beda antar para ahli atau sumber acuan karena berbeda-beda titik berat dan penekanannya . Richard Cantillon (1775), misalnya, mendefinisikan kewirausahaan sebagai bekerja sendiri (self-employment). Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana seseorang menghadapi risiko atau ketidakpastian.
Berbeda dengan Cantillon, menurut Penrose (1963) kegiatan kewirausahaan mencakup indentfikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonomi sedangkan menurut Harvey Leibenstein (1968, 1979) kewirausahaan mencakup kegiatan yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya. Orang yang melakukan kegiatan kewirausahaan disebut wirausahawan.
Secara umum tahap-tahap melakukan wirausaha:
Tahap memulai
Tahap di mana seseorang yang berniat untuk melakukan usaha mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, diawali dengan melihat peluang usaha baru yang mungkin apakah membuka usaha baru, melakukan akuisisi, atau melakukan ‘’franchising’’. Tahap ini juga memilih jenis usaha yang akan dilakukan apakah di bidang pertanian, industri, atau jasa.
Tahap melaksanakan usaha
Dalam tahap ini seorang wirausahawan mengelola berbagai aspek yang terkait dengan usahanya, mencakup aspek-aspek: pembiayaan, SDM, kepemilikan, organisasi, kepemimpinan yang meliputi bagaimana mengambil risiko dan mengambil keputusan, pemasaran, dan melakukan evaluasi.
Tahap mempertahankan usaha
Tahap di mana wirausahawan berdasarkan hasil yang telah dicapai melakukan analisis perkembangan yang dicapai untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi yang dihadapi.
Tahap mengembangkan usaha
Tahap di mana jika hasil yang diperoleh tergolong positif atau mengalami perkembangan atau dapat bertahan maka perluasan usaha menjadi salah satu pilihan yang mungkin diambil.
Ciri-ciri wirausaha yang berhasil:
1. Memiliki visi dan tujuan yang jelas. Hal ini berfungsi untuk menebak ke mana langkah dan arah yang dituju sehingga dapat diketahui langkah yang harus dilakukan oleh pengusaha tersebut.
2. Inisiatif dan selalu proaktif. Ini merupakan ciri mendasar di mana pengusaha tidak hanya menunggu sesuatu terjadi, tetapi terlebih dahulu memulai dan mencari peluang sebagai pelopor dalam berbagai kegiatan.
3. Berorientasi pada prestasi.Pengusaha yang sukses selalu mengejar prestasi yang lebih baik daripada prestasi sebelumnya. Mutu produk, pelayanan yang diberikan, serta kepuasan pelanggan menjadi perhatian utama. Setiap waktu segala aktifitas usaha yang dijalankan selalu dievaluasi dan harus lebih baik dibanding sebelumnya.
4. Berani mengambil risiko. Hal ini merupakan sifat yang harus dimiliki seorang pengusaha kapanpun dan dimanapun, baik dalam bentuk uang maupun waktu.
Kerja keras. Jam kerja pengusaha tidak terbatas pada waktu, di mana ada peluang di situ dia datang. Kadang-kadang seorang pengusaha sulit untuk mengatur waktu kerjanya. Benaknya selalu memikirkan kemajuan usahanya. Ide-ide baru selalu mendorongnya untuk bekerja kerjas merealisasikannya. Tidak ada kata sulit dan tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan.
4. Bertanggungjawab terhadap segala aktivitas yang dijalankannya, baik sekarang maupun yang akan datang. Tanggung jawab seorang pengusaha tidak hanya pada segi material, tetapi juga moral kepada berbagai pihak.
5. Komitmen pada berbagai pihak.
6. Mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak, baik yang berhubungan langsung dengan usaha yang dijalankan maupun tidak. Hubungan baik yang perlu dijalankan, antara lain kepada: para pelanggan, pemerintah, pemasok, serta masyarakat luas.
KATA KUNCI KEYWORDS:
Peluang Kerja sampingan,Bisnis Internet,Internet Marketing,Belajar Bisnis,Belajar Bisnis Internet,Belajar Bisnis Online,Belajar Internet Marketing,Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, franchise Indonesia, bisnis Waralaba, Wirausaha, Pengusaha sukses, Cara Bisnis,Bisnis Online Di Rumah,bisnis online gratis,bisnis sampingan,Entrepreneurship,Bisnis sampingan ibu rumah tangga dari rumah,Peluang Kerja sampingan ibu rumah tangga,Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga,Peluang Bisnis Ibu Rumah Tangga 2012,Bisnis sampingan ibu rumah tangga, Wirausaha
Baca Selengkapnya...
Belajar Bisnis Kewirausahaan (Entrepreneurship) Untuk Bisnis Pemula | Peluang Kerja sampingan Cara Bisnis Entrepreneurship
Kewirausahaan (Inggris: Entrepreneurship) adalah proses mengidentifikasi, mengembangkaan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian
Kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha.Wira berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha adalah perbuatan amal, bekerja, dan berbuat sesuatu. Jadi wirausaha adalah pejuang atau pahlawan yang berbuat sesuatu.
Menurut Carol Noore yang dikutip oleh Bygrave, proses kewirausahaan diawali dengan adanya inovasi. Inovasi tersebut dipengeruhi oleh berbagai faktor baik yang berasal dari pribadi maupun di luar pribadi, seperti pendidikan, sosiologi, organisasi, kebudayaan dan lingkungan. Faktor-faktor tersebut membentuk ‘’locus of control’’, kreativitas, keinovasian, implementasi, dan pertumbuhan yang kemudian berkembangan menjadi wirausahawan yang besar.
Secara internal, keinovasian dipengaruhi oleh faktor yang bersal dari individu, seperti ‘’locus of control’’, toleransi, nilai-nilai, pendidikan, pengalaman. Sedangkan faktor yang berasal dari lingkungan yang memengaruhi diantaranya model peran, aktivitas, dan peluang.Oleh karena itu, inovasi berkembang menjadi kewirausahaan melalui proses yang dipengaruhi lingkungan, organisasi, dan keluarga.
Entrepreneur dapat kategorikan kedalam beberapa kategori entrepreneur. Kategori pertama adalah Business Entrepreneur. Dalam kelompok ini bisa dibagi menjadi dua yaitu Owner Entrepreneur dan Professional Entrepreneur. Owner Entrepreneur adalah para pencipta dan pemilik bisnis. Adapun Professional Entrepreneur, adalah orang-orang yang memiliki daya wirausaha namun mempraktikkannya dl perusahaan milik orang lain. Walaupun mereka orang “gajian” pola pikir dan cara kerja mereka tetap seperti seorang entrepreneur sejati. Di beberapa literatur lain orang seperti ini disebut sebagai Intrapreneur.
Kategori kedua adalah Govemment Entrepreneur, sebagai contoh adalah Lee Kuan Yew, mantan Perdana Menteri Singapura. la adalah seorang pemimpin yang mengelola dan menumbuhkan Singapura dengan jiwa dan kecakapan wirausaha. Lee Kuan Yew paham kewirausahaan dan sekaligus fasih mewujudkan entrepreneual govemment. Apa yang terjadi dl Singapura selama kepemimpinannya adalah salah satu buktinya.
KATA KUNCI KEYWORDS:
Peluang Kerja sampingan,Bisnis Internet,Internet Marketing,Belajar Bisnis,Belajar Bisnis Internet,Belajar Bisnis Online,Belajar Internet Marketing,Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, franchise Indonesia, bisnis Waralaba, Wirausaha, Pengusaha sukses, Cara Bisnis,Bisnis Online Di Rumah,bisnis online gratis,bisnis sampingan,Entrepreneurship,Bisnis sampingan ibu rumah tangga dari rumah,Peluang Kerja sampingan ibu rumah tangga,Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga,Peluang Bisnis Ibu Rumah Tangga 2012,Bisnis sampingan ibu rumah tangga, Wirausaha
Baca Selengkapnya...
Sejarah dan Defenisi Kewirausahaan (Entrepreneurship) | Belajar Bisnis Wirausaha Untuk Bisnis Pemula
Sejarah kewirausahaan dimulai dari periode awal yang dimotori oleh Marcopolo. Dalam masanya, terdapat dua pihak yakni pihak pasif dan pihak aktif. Pihak pasif bertindak sebagai pemilik modal dan mereka mengambil keuntungan yang sangat banyak terhadap pihak aktif. Sedangkan pihak aktif adalah pihak yang menggunakan modal tersebut untuk berdagang antara lain dengan mengelilingi lautan. Mereka menghadapi banyak resiko baik fisik maupun sosial akan tetapi keuntungan yang diperoleh sebesar 25%.
Kewirausahaan berkembang di periode pertengahan, pada masa ini wirausahawan dilekatkan pada aktor dan seorang yang mengatur proyek besar. Mereka tidak lagi berhadapan dengan resiko namun mereka menggunakan sumber daya yang diberikan, yang biasanya yang diberikan oleh pemerintah. Tipe wirausahaawan yang menonjol antara lain orang yang bekerja dalam bidang arsitektural.
Di abad 17, seorang ekonom, Richard Cantillon, menegaskan bahwa seorang wirausahawan adalah seorang pengambil resiko, dengan melihat perilaku mereka yakni membeli pada harga yang tetap namun menjual dengan harga yang tidak pasti. Ketidakpastian inilah yang disebut dengan menghadapi resiko.
Berlanjut di abad ke 18, seorang wirausahawan tidak dilekatkan pada pemilik modal, tetapi dilekatkan pada orang-orang yang membutuhkan modal. Wirausahawan akan membutuhkan dana untuk memajukan dan mewujudkan inovasinya. Pada masa itu dibedakan antara pemilik modal dan wirausahawan sebagai seorang penemu.
Sedangkan di abad ke 19 dan 20, wirausahawan didefinisikan sebagai seseorang yang mengorganisasikan dan mengatur perusahaan untuk meningkatkan pertambahan nilai personal. Pada abad 20, inovasi melekat erat pada wirausahawan di masa sekarang.
Ada kerancuan istilah antara entrepreneurship, intrapreneurship, dan entrepreneurial, dan entrepreneur.
1. Entrepreneurship adalah jiwa kewirausahaan yang dibangun untuk menjembatani antara ilmu dengan kemampuan pasar. Entrepreneurship meliputi pembentukan perusahaan baru, aktivitas kewirausahaan juga kemampuan managerial yang dibutuhkan seorang entrepreneur.
2. Intrapreneurship didefinisikan sebagai kewirausahaan yang terjadi di dalam organisasi yang merupakan jembatan kesenjangan antara ilmu dengan keinginan pasar.
3. Wirausahawan (entrepreneur) didefinisikan sebagai seseorang yang membawa sumber daya berupa tenaga kerja, material, dan asset lainnya pada suatu kombinasi yang menambahkan nilai yang lebih besar daripada sebelumnya, dan juga dilekatkan pada orang yang membawa perubahan, inovasi, dan aturan baru.
4. Entrepreneurial adalah kegiatan dalam menjalankan usaha atau berwirausaha.
Inventor dan Entrepreneur
Berikut ini beberapa perbedaan antara inventor dan entrepreneur. Inventor didefinisikan sebagai seseorang yang bekerja untuk mengkreasikan sesuatu yang baru untuk pertama kalinya, ia termotivasi dengan ide dan pekerjaannya. Inventor pada umumnya memiliki pendidikan dan motivasi berprestasi yang tinggi. Menurutnya, standar kesuksesan bukanlah dari moneter semata tetapi dari hak patent yang didapatnya.
Sedangkan wirausaha atau entrepreneur lebih menyukai berorganisasi daripada menemukan sesuatu. Ia mengatur dan memastikan agar organisasinya berkembang dan bertahan. Entrepreneur berupaya mengimplementasikan penemuannya sehingga disukai publik namun inventor lebih menyukai menemukan atau menciptakan sesuatu.
Kewirausahaan mengacu pada perilaku yang meliputi:
1. Pengambilan inisiatif,
2. Mengorganisasi dan mengorganisasi kembali mekanisme sosial dan ekonomi untuk mengubah sumber daya dan situasi pada perhitungan praktis
Penerimaan terhadap resiko dan kegagalan.
Kewirausahaan meliputi proses yang dinamis sehingga dengan demikian timbul pengertian baru dalam kewirausahaan yakni sebuah proses mengkreasikan dengan menambahkan nilai sesuatu yang dicapai melalui usaha keras dan waktu yang tepat dengan memperkirakan dana pendukung, fisik, dan resiko social, dan akan menerima reward yang berupa keuangan dan kepuasan serta kemandirian personal.
Melalui pengertian tersebut, terdapat empat hal yang dimiliki oleh seorang wirausahawan yakni :
1. Proses berkreasi yakni mengkreasikan sesuatu yang baru dengan menambahkan nilainya. Pertambahan nilai ini tidak hanya diakui oleh wirausahawan semata namun juga audiens yang akan menggunakan hasil kreasi tersebut.
2. Komitmen yang tinggi terhadap penggunaan waktu dan usaha yang diberikan. Semakin besar fokus dan perhatian yang diberikan dalam usaha ini maka akan mendukung proses kreasi yang akan timbul dalam kewirausahaan.
3. Memperkirakan resiko yang mungkin timbul. Dalam hal ini resiko yang mungkin terjadi berkisar pada resiko keuangan, fisik dan resiko social.
4. Memperoleh reward. Dalam hal ini reward yang terpenting adalah independensi atau kebebasan yang diikuti dengan kepuasan pribadi. Sedangkan reward berupa uang biasanya dianggap sebagai suatu bentuk derajat kesuksesan usahanya.
Pengambilan Keputusan untuk Berwirausaha
Setiap orang memiliki ide untuk berkreasi namun hanya sedikit orang yang tertarik untuk terus melanjutkan sebagai seorang wirausahawan. Berikut ini beberapa paparan yang menyebabkan seseorang mengambil keputusan untuk berwirausaha:
1. mengubah gaya hidup atau meninggalkan karir yang telah dirintis. Hal ini biasanya dipicu oleh keinginan untuk mengubah keadaan yang statis ataupun mengubah gaya hidupnya karena adanya suatu hal negative yang menimbulkan gangguan.
2. Adanya keinginan untuk membentuk usaha baru. Faktor yang mendukung keinginan ini antara lain adalah budaya juga dukungan dari lingkungan sebaya, keluarga, dan partner kerja. Dalam budaya Amerika dimana menjadi bos bagi diri sendiri lebih dihargai daripada bekerja dengan orang lain. Hal ini lebih memacu seseorang untuk lebih mengembangkan usaha daripada bekerja untuk orang lain. Selain itu, dukungan pemerintah juga menjadi faktor yang tak kalah penting. Dukungan ini dapat terlihat melalui pembangunan infrastruktur, regulasi yang mendukung pembentukan usaha baru, stabilitas ekonomi dan kelancaran komunikasi. Faktor selanjutnya adalah pemahaman terhadap pasar. Tentu saja hal ini menjadi penting terutama dalam meluncurkan produk baru ke pasaran. Selanjutnya adalah peranan dari model yang akan mempengaruhi dan juga memotivasi seorang wirausahawan. Faktor yang terakhir adalah ketersediaan finansial yang akan menunjang usaha.
Peranan wirausaha tidak hanya sekedar meningkatkan pendapatan perkapita tapi juga memicu dan mundukung perubahan struktur masyarakat dan bisnis. Dalam hal ini, pemerintah dapat berperan sebagai inovator. Pemerintah akan bergerak sebagi pelindung dalam memasarkan hasil teknologi dan kebutuhan sosial.
KATA KUNCI KEYWORDS:
Peluang Kerja sampingan,Bisnis Internet,Internet Marketing,Belajar Bisnis,Belajar Bisnis Internet,Belajar Bisnis Online,Belajar Internet Marketing,Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, franchise Indonesia, bisnis Waralaba, Wirausaha, Pengusaha sukses, Cara Bisnis,Bisnis Online Di Rumah,bisnis online gratis,bisnis sampingan,Entrepreneurship,Bisnis sampingan ibu rumah tangga dari rumah,Peluang Kerja sampingan ibu rumah tangga,Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga,Peluang Bisnis Ibu Rumah Tangga 2012,Bisnis sampingan ibu rumah tangga, Wirausaha
Disarikan dari Hisrich, R.D. dkk. 2005. Entrepreneurship. sixth edition. New York: McGraw-Hill.
Baca Selengkapnya...
Pengertian Kewirausahaan (Entrepreneurship) | Belajar Bisnis Wirausaha
Apa sih Pengertian Kewirausahaan (Entrepreneurship)? benar atau tidak kalau sebenarnya anda sekarang sudah menjadi Entrepreneurship, tapi anda belum menyadarinya...iya kan?? Menurut berbagai ahli Pengertian Kewirausahaan (Entrepreneurship) akan diuraikan lebih detail lagi dalam tulisan ini.
Pengertian Kewirausahaan (Entrepreneurship) adalah proses menciptakan sesuatu nilai yang berbeda dengan mencurahkan waktu dan upaya yang diperlukan, memikul risiko-risiko finansial, psikis dan sosial yang menyertai, serta menerima penghargaan /imbalan moneter dan kepuasan pribadi.
Thomas W Zimmerer
Kewirausahaan adalah penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari.
Peter F Drucker
Kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) .
Andrew J Dubrin
Seseorang yang mendirikan dan menjalankan sebuah usaha yang inovatif (Entrepreneurship is a person who founds and operates an innovative business).
Dari Pengertian Kewirausahaan (Entrepreneurship) diatas terdapat tiga tema penting yang dapat di identifikasi:
1. pursuit of opportunities , (entrepreneurship adalah berkenaan dengan mengejar kecenderungan dan perubahan-perubahan lingkungan yang orang lain tidak melihat dan memperhatikannya).
2. innovation, (entrepreneurship mencakup perubahan perombakan, pergantian bentuk, dan memperkenalkan pendekatan-pendekatan baru…. Yaitu produk baru atau cara baru dalam melakukan bisnis).
3. growth (Pasca entrepreneur mengejar pertumbuhan, mereka tidak puas dengan tetap kecil atau tetap dengan ukuran yang sama. Entrepreneur menginginkan bisnisnya tumbuh dan bekerja keras untuk meraih pertumbuhan sambil secara berkelanjutan mencari kecenderungan dan terus melakukan innovasi produk dan pendekatan baru .
Istilah kewirausahaan pada dasarnya merupakan suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan (ability) dan perilaku seseorang dalam menghadapi tantangan hidup untuk memperoleh peluang dengan berbagai risiko yang mungkin dihadapinya. (putracenter.net)
KATA KUNCI KEYWORDS:
Peluang Kerja sampingan,Bisnis Internet,Internet Marketing,Belajar Bisnis,Belajar Bisnis Internet,Belajar Bisnis Online,Belajar Internet Marketing,Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, franchise Indonesia, bisnis Waralaba, Wirausaha, Pengusaha sukses, Cara Bisnis,Bisnis Online Di Rumah,bisnis online gratis,bisnis sampingan,Entrepreneurship,Bisnis sampingan ibu rumah tangga dari rumah,Peluang Kerja sampingan ibu rumah tangga,Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga,Peluang Bisnis Ibu Rumah Tangga 2012,Bisnis sampingan ibu rumah tangga, Wirausaha
Baca Selengkapnya...
Penyebab Kegagalan Seseorang dalam Berbisnis
Kebanyakan dari kita pasti ingin memiliki usaha sendiri yang bisa memberikan keuntungan dalam jangka panjang. Akan selalu ada tantangan saat kita ingin membangun sebuah usaha, dan tantang ini sering membuat kita menyerah di tengah jalan. Dengan perencanaan yang baik serta eksekusi rencana yang maksimal tentu saja tantangan tersebut bisa dilewati.
Sebelum kita membangun sebuah usaha, sebaiknya belajar dari pengalaman orang lain dan mewaspadai potensi kegagalan dan kesalahan yang pernah dilakukan pebisnis yang lain saat merintis bisnis. Memang pada saatnya nanti seseorang bisa saja melakukan kesalahan saat menjalankan bisnis, namun dengan memiliki pengetahuan yang cukup dan rencana yang matang, tentunya perjalanan bisnis akan berlangsung lebih terarah.
Berikut ini adalah 5 penyebab kegagalan seseorang dalam berbisnis, jangan sampai kita melakukannya juga.
1. Berbisnis Hanya Ikut-ikutan Trend Pasar
Cukup banyak pemula yang merintis usaha mereka hanya karena ingin mengikuti trend yang ada di pasaran. Hanya karena melihat seseorang sukses di salah satu bisnis, lalu menjalankan bisnis yang sama. Ini bukan langkah yang baik jika kita ingin membangun sebuah bisnis yang bisa bertahan jangka panjang.
Kebanyakan mereka yang memulai bisnis tertentu hanya karena ikut-ikutan tidak akan bertahan lama. Penyebabnya adalah karena kebanyakan yang hanya ikut-ikutan trend tersebut tidak mengerti tentang bisnis yang dijalankannya dan tidak memiliki passion di bisnis tersebut.
2. Tidak Punya Visi dan Misi yang Jelas
Setiap kali seseorang ingin merintis sebuah usaha, sudah sepatutnya orang tersebut memiliki visi tentang bisnisnya. Jika kita tidak memiliki visi yang jelas, maka dapat dipastikan bahwa bisnis yang akan kita jalankan tidak akan berjalan dengan maksimal karena kita tidak yakin akan tujuan yang ingin dicapai. Tetap memaksakan diri memulai bisnis yang tanpa visi akan membuat kita kehabisan energi, waktu, dan sumber daya Anda.
Memahami tujuan atau goal bisnis Anda adalah langkah yang sangat penting ketika ingin merintis sebuah usaha. Apa yang ingin kita capai dalam jangka pendek, dan apa yang harus dicapai dalam jangka panjang, dengan begitu kita bisa mengetahui langkah-langkah yang akan diperlukan untuk mencapai goal tersebut. Boleh dikatakan tanpa adanya visi dan misi yang jelas, maka bisa dipastikan sebuah usaha akan jalan di tempat atau bahkan gulung tikar.
3. Kurangnya Ketekunan Dalam Mengelola Usaha
Di dunia ini tidak ada satupun bisnis yang bisa berjalan dengan sukses tanpa adanya kerja keras dan ketekunan. Seorang pengusaha tidak cukup hanya menciptakan ide bisnis, tapi juga harus memiliki ketekunan dalam menjalankan ide bisnis tersebut agar berkembang ke arah yang lebih baik.
Sebagai seorang pemilik usaha, tentunya Anda harus menunjukkan ketekunan ini kepada pekerja yang Anda rekrut dan bergabung dalam bisnis Anda. Upaya untuk meningkatkan ide bisnis tersebut tentu membutuhkan perhatian dari semua pihak. Ketekunan dan kerjasama antara Anda dan tim tentu akan sangat berpengaruh dalam mengelola usaha yang dijalankan. Kerjasama yang solid dan ketekunan dalam menjalankan sebuah usaha akan dapat menghadapi setiap tantangan dan persaingan dalam bisnis.
4. Individualistis dan Tidak Mau Berbagi dengan Orang Lain
Banyak pemula dalam dunia bisnis terlalu cepat berpuas diri, dan tidak ingin berbagi cerita tentang keberhasilannya kepada orang lain, alasannya mungkin karena tidak ingin mendapat persaingan. Namun, justru sifat individualis, cepat puas, dan tidak mau berbagi ini bisa menjadi penghambat seseorang untuk berkembang.
Mereka yang memiliki sifat seperti ini biasanya sulit diajak berbagi tentang informasi bisnis, tentu ini juga akan membuat pengalaman mereka tidak berkembang. Selain itu, mereka yang punya sifat individualis cenderung kehilangan kesempatan untuk berkerjasama dengan pengusaha lainnya sehingga bisnisnya tidak mengalami pertumbuhan yang signifikan atau bisa jadi stagnan.
5. Tidak Punya Persiapan Menghadapi Permintaan yang Melonjak
Ada saat-saat tertentu dimana kita mendapatkan lonjakan permintaan dari konsumen. Banyak pemula dalam bisnis tidak siap dan tidak bisa mengantisipasi permintaan konsumen yang tiba-tiba melonjak, sehingga mereka berpotensi kehilangan konsumen.
Sumber daya manusia yang baik sangat diperlukan saat kita mendapatkan permintaan yang besar dari konsumen, mereka membutuhkan pelayanan yang baik agar tetap berada di bisnis Anda. Tentunya kita ingin agar usaha yang dirintis terus berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar, seiring dengan itu Anda harus mempersiapkan strategi dalam pelayanan konsumen dan membangun sumber daya manusia yang berkualitas di lingkungan bisnis Anda.
Baca Selengkapnya...
Tips Bisnis sampingan ibu rumah tangga dari rumah | Peluang Kerja sampingan ibu rumah tangga
Inilah empat alasan mengapa wanita harus mempunyai bisnis sampingan ibu rumah tangga, seperti yang diutarakan oleh GM Yummy Food Utama, Muassis Andang yang dikutip dari Tabloid Nova.
1. Memperkecil Resiko
Di jaman sekarang ini, dimana harga segala barang kebutuhan rumah tangga naik dan mahal, tidaklah cukup jika hanya suami saja yang bekerja dan mencari nafkah untuk menghidupi keluarga, terkecuali jika penghasilan bersih suami anda per bulan diatas 50 juta rupiah. Tidak ada salahnya jika istri sebagai asisten nahkoda dari kapal yang bernama rumah tangga ikut mencari nafkah tambahan untuk meringankan beban suami sehingga beban suami untuk mencari penghasilan tambahan diluar jam kantor sedikit berkurang dan resiko suami untuk ditegur kantor karena “ketahuan bisnis diluar” dan mengganggu kinerja di kantor.
2. Multi tasking
Multi Tasking, mungkin anda sering mendengar kata-kata tersebut ketika anda akan membeli seperangkat komputer atau sebuah laptop. Mungkin apabila diibaratkan, seorang wanita itu sama seperti komputer yang mampu untuk mengerjakan beberapa pekerjaan disaat yang bersamaan, namun tentunya wanita akan lebih unggul karena wanita adalah buatan Tuhan. Hal inilah yang tidak dimiliki oleh seorang pria, contohlah seorang ibu rumah tangga yang setiap hari mengurus rumah, mengurus anak, mengurus suami, belum lagi bertanggung jawab untuk pendidikan anak dan keuangan rumah tangga
3. Pengambil Keputusan
Tanpa kita sadari, para ibu rumah tanggalah yang mengambil keputusan disetiap suatu keputusan diperlukan, contohnya ketika membeli perabot rumah tangga, membeli baju untuk anak dan suami, memilih warna cat rumah, memilih mobil, dan masih banyak hal lainnya yang keputusan akhirnya ada di tangan seorang ibu rumah tangga.
Bisa dikatakan bahwa wanita adalah konsumen terbesar dari hampir semua produk yang ada di pasaran, jelas Muassis. Bila kita menggunakan teknik Reverse Enginering, yaitu membalikkan bahwa wanita sebagai seorang produsen suatu produk maka ia akan lebih memahami keinginan pasar dan hal tersebut jelas menguntungkan dari segi pemasaran.
4. Era Informasi
Pernahkah kita perhatikan disekitar rumah kita, setiap sore ada ibu-ibu rumah tangga yang sedang berkumpul, entah itu sedang menyuapi anaknya, mengobrol, ataupun hanya ikut-ikutan saja. Itulah salah satu kelebihan yang dimiliki oleh wanita, kemampuan membentuk komunikasi dan networking. Coba kita perhatikan, dengan sedikit senyum dan sapaan seorang wanita dapat membuka percakapan dengan pedagang yang baru pertama kali dikenalnya.
Apalagi di era teknologi informasi seperti sekarang ini, dimana menurut sebuah penelitian di Amerika pada tahun 2000 menunjukkan bahwa enam dari sepuluh pengguna website adalah wanita. Sehingga dengan kelebihan-kelebihan yang dimilikinya, maka sangatlah tepat bila seorang wanita lebih cocok berbisnis.
KATA KUNCI KEYWORDS:
Peluang Kerja sampingan,Bisnis Internet,Internet Marketing,Belajar Bisnis,Belajar Bisnis Internet,Belajar Bisnis Online,Belajar Internet Marketing,Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, franchise Indonesia, bisnis Waralaba, Wirausaha, Pengusaha sukses, Cara Bisnis,Bisnis Online Di Rumah,bisnis online gratis,bisnis sampingan,Entrepreneurship,Bisnis sampingan ibu rumah tangga dari rumah,Peluang Kerja sampingan ibu rumah tangga,Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga,Peluang Bisnis Ibu Rumah Tangga 2012,Bisnis sampingan ibu rumah tangga
Baca Selengkapnya...
Peluang Bisnis Ibu Rumah Tangga 2012 | Tips Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga | Bisnis sampingan ibu rumah tangga
Ibu rumah tangga punya bisnis? why not!! Menjadi Apakah saat ini Anda sangat ingin membangun sebuah usaha, namun terhambat oleh modal yang minim (modal materiil)? Beberapa orang mungkin akan langsung menyerah karena kurangnya modal, tapi bagi seseorang yang berjiwa entrepreneur modal kecil bukanlah penghalang yang berarti.
Bagi mereka yang punya keinginan kuat untuk membangun sebuah usaha, modal materiil bukanlah satu-satunya yang harus dipertimbangkan. Modal lain yang harus kita miliki adalah ide bisnis, pengetahuan tentang bisnis, dan keinginan yang kuat dalam menjalankan bisnis itu sendiri. Nah bagi Anda yang saat ini kesulitan dalam memilih usaha yang potensial karena modal materiil yang terbatas, berikut ini adalah 3 peluang usaha rumahan yang bisa dimulai dengan modal kecil.
1. Membuka Bisnis Pakaian
Mungkin Anda berpikir bahwa membangun bisnis pakaian itu butuh modal yang besar. Nyatanya tidak semua usaha pakaian harus mengeluarkan modal yang besar, beberapa bisnis pakaian bisa dijalankan dengan modal yang relatif murah lho.
Salah satu bisnis pakaian yang sangat terjangkau adalah usaha Grosir Pakaian dengan bekerja sama dengan DeltaGrosir.com. Saat ini Delta Grosir memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Surabaya untuk menjalankan usaha grosir pakaian. Beberapa produk andalan dari Delta Grosir adalah pakaian anak, daster, dan mukena.
Untuk menjalin kerjasama dengan Delta Grosir, Anda bisa mengatur modal awal sesuai dengan kemampuan, yaitu mulai Rp 350.000,- hingga Rp 3.000.000,-. Kedua paket bisnis ini berbeda dalam jumlah dan jenis produk.
2. Membuka Bisnis Kuliner Unik
Bisnis kuliner di Indonesia selalu menghadirkan sesuatu yang berbeda. Contohnya bisnis kuliner keripik pedas, kalau dulu orang hanya mengenal keripik pedas singkong, sekarang keripik pedas sudah banyak jenisnya dengan racikan yang unik. Bukan hanya bisnis kuliner camilan saja yang menghadirkan keunikan, bisnis kuliner makanan utama juga banyak ditawarkan dengan kemasan yang berbeda.
Memulai bisnis kuliner memang membutuhkan modal, apalagi bila kita baru saja memulainya. Bila saat ini Anda memiliki modal yang sangat minim, maka Anda bisa mencoba bekerjasama dengan pemilik usaha kuliner yang sudah cukup terkenal. Anda bisa memasarkan produk mereka dengan mengambil keuntungan yang pantas. Sambil memasarkan produk kuliner orang lain, Anda juga bisa mulai menabung untuk modal membangun bisnis kuliner sendiri.
Kita juga harus pintar memanfaatkan momen-momen tertentu, misalnya menjelang bulan Ramadhan, peluang usaha kuliner tentunya akan sangat ramai dan pasti akan menguntungkan. Hanya dari bisnis kuliner saja kita bisa menemukan banyak peluang usaha rumahan dengan modal kecil. Misalnya menjual kolak untuk berbuka puasa, tentunya modal untuk membuat kolak tidak besar. Yang sangat penting dalam bisnis kuliner ini adalah kejelian dalam memanfaatkan kesempatan yang ada.
3. Berbisnis Online dari Rumah
Bisnis online tidak hanya milik mereka yang punya pengetahuan IT yang mumpuni. Banyak orang yang tidak terlalu mengerti IT sukses berjualan online di berbagai media internet. Salah satu bisnis online yang cukup potensial bagi mereka yang bermodal minim adalah berjualan produk orang lain dengan sistem dropship.
Bisnis dropship ini bisa dijalankan oleh siapa saja, yang penting kita punya media online untuk memasarkan produknya. Untuk produk sendiri sudah disiapkan oleh supplier, begitu juga dengan proses packing dan pengiriman barang, semuanya sudah diurus oleh pihak supplier. Dan enaknya, di kemasan barang yang dikirim si suplier tetap mencantumkan nama kita sebagai si pengirim ke pelanggan.
Ada banyak sekali orang yang sukses menjalankan bisnis dropship ini. Bahkan banyak juga yang tadinya hanya sebagai dropshiper akhirnya menjadi supplier atau penyedia barang. Itu artinya, bisnis online ini punya potensi yang sangat besar di Indonesia. Untuk memulai bisnis online, Anda sebaiknya mempelajari terlebih dahulu apa saja yang dibutuhkan karena pada dasarnya menjalankan bisnis online harus dibarengi dengan pengetahuan dan ilmu yang memadai.
Baca Selengkapnya...
Entrepreneurship Mahasiswa Bisnis Dari Rumah | Mahasiswa Punya Bisnis | Mahasiswa Jadi Pengusaha
Jiwa entrepreneur bisa dimiliki siapa saja, termasuk mereka yang masih berstatus mahasiswa. Memang tugas seorang mahasiswa sejatinya adalah belajar dengan sungguh-sungguh untuk menuntut ilmu, namun ada juga mahasiswa yang bisa melakukan lebih, yaitu belajar dan juga menjadi seorang pengusaha. Lalu model bisnis seperti apa yang bisa menjadi peluang usaha untuk mahasiswa dengan modal kecil?
Ada beberapa hal yang mendasari seorang mahasiswa ingin membangun sebuah bisnis, misalnya karna ingin menambah uang saku, ingin membantu orang tuanya, tidak ingin tergantung pada orang tua dalam hal keuangan, dan juga karena keinginan yang besar untuk berbisnis. Apapun alasannya, kegiatan berbisnis yang dilakukan seorang mahasiswa sebaiknya jangan sampai mengganggu kegiatan belajar.
Bagi Anda yang ingin memiliki bisnis sendiri, mungkin bisa mempertimbangkan beberapa peluang usaha untuk mahasiswa dengan modal kecil berikut ini:
1. Menjadi Ghost Writer
Buat Anda yang suka menulis artikel tentang topik tertentu, maka peluang usaha yang satu ini bisa Anda pertimbangkan. Seperti yang kita ketahui, saat ini ada banyak sekali web/ blog yang bertebaran di internet, website-website ini tentunya membutuhkan penulis konten untuk mengembangkan website/ blog mereka. Nah kesempatan ini bisa Anda manfaatkan dengan menawarkan jasa Anda di forum-forum terkenal, misalnya forum Ads-id.com, dan Kaskus.
Selain menawarkan jasa melalui forum-forum terkenal tersebut, kita juga bisa membangun blog sendiri dan menawarkan jasa ghost writer di sana. Untuk tarif menulis artikel biasanya ada standar umum, artikel berbahasa Inggris berbeda tarifnya dengan artikel berbahasa Indonesia. Sebaiknya pelajari dahulu tarif yang sesuai dengan jasa ghost writer yang Anda tawarkan, jangan sampai kemalahan atau terlalu murah.
2. Berbisnis Kuliner di Kampus
Kita tahu bahwa bisnis kuliner selalu dicari oleh masyarakat karena makanan memang kebutuhan pokok manusia. Bisnis kuliner juga bermacam-macam, mulai dari makanan berat/ makanan pokok, makanan camilan, sampai minuman. Pastikan bahwa bisnis kuliner yang dijalankan sesuai dengan selera dan juga sesuai dengan kantong anak mahasiswa.
Tentunya bisnis kuliner yang dijalankan akan lebih mudah dijalankan bila Anda punya kesempatan untuk menyewa konter di kantin kampus. Keuntungan bisnis kuliner ini biasanya lumayan besar dan cepat balik modal, apalagi bila Anda menjalankannya secara kontinu di area kantin kampus.
3. Menjual Jasa Desain
Peluang usaha ini sangat cocok bagi mereka yang punya keterampilan desain, misalnya dengan menggunakan photosop. Jasa desain ini bisa dijual ke mahasiswa lain yang memang membutuhkan jasa Anda, atau bisa juga dijual ke orang lain di luar kampus. Bila Anda menjual jasa desain tersebut ke orang lain di luar kampus, maka cara terbaik untuk promosi jasa Anda bisa dilakukan secara online melalui media sosial, forum, atau blog Anda.
Jasa desain ini bisa dalam bentuk desain logo, desain baju, desain banner, desain rumah, desain taman, dan lain-lain yang sesuai dengan keahlian Anda. Jika Anda ingin menjual jasa tersebut secara online, pastikan Anda memasarkannya dengan sebaik mungkin dengan memperlihatkan beberapa contoh desain terbaik yang pernah Anda buat. Ini akan menarik calon pelanggan untuk mencoba jasa desain yang Anda tawarkan.
4. Jasa Event Organizer
Bisnis ini sangat cocok untuk mereka yang aktif beroganisasi di kampus dan suka berinteraksi dengan orang lain. Biasanya mahasiswa yang aktif di kampus selalu punya peranan dalam kegiatan-kegiatan kepanitiaan di kampus dan mengasah kemampuan mereka di bidang event organizer.
Kegiatan atau event-event penting di kampus sering diadakan dengan sponsorship dengan pihak lain, misalnya acara event musik, bazar, dan lain-lain. Dengan pengalaman yang Anda miliki di organisasi kampus tentunya akan lebih dipercaya untuk mengadakan kegiatan event tersebut. Keuntungan yang bisa Anda dapatkan adalah dari sponsor yang mau mengeluarkan dana besar untuk promosi produk mereka di kampus Anda.
KATA KUNCI KEYWORDS:
Peluang Kerja sampingan,Bisnis Internet,Internet Marketing,Belajar Bisnis,Belajar Bisnis Internet,Belajar Bisnis Online,Belajar Internet Marketing,Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, franchise Indonesia, bisnis Waralaba, Wirausaha, Pengusaha sukses, Cara Bisnis,Bisnis Online Di Rumah,bisnis online gratis,bisnis sampingan,Entrepreneurship
Baca Selengkapnya...
Entrepreneurship | Peluang Bisnis Terbaru 2012 | Karyawan Bisnis Dari Rumah
Mulai usia berapa jiwa entrepreneurship ditanamkan pada seseorang agar punya jiwa wirausaha dalam hidupnya?
Pendapat Sosiolog David McClelland suatu negara bisa menjadi makmur bila ada entrepreneur sedikitnya 2% dari jumlah penduduk. Singapura sudah 7,2% padahal pada 2001 baru 2,1%. Sedangkan Indonesia hanya 0,18% dari penduduk atau 400.000-an orang. Itulah kenapa Indonesia dibolak balik, tetap saja ketinggalan dengan negara tetangga.
Kebanyakan dari kita bermental karyawan, bermental buruh, bukan salahnya tapi keadaan, lingkungan, kultur yang telah menempatkan pegawai adalah pekerjaan yang palin aman, pegawai negeri adalah impian setiap orang tua.
Mungkin kita bertanya kenapa banyak orang mencari kerja di luar negeri, di Taiwan, di Malaysia, Hongkong, Singapore. Itu Karena di Indonesia sedikit lowongan kerja, kalaupun toh ada gaji buruh di Indonesia terlalu minim.Ini disebabkan karena sedikit entrepreneur yang bisa menciptakan lapangan kerja di dalam negeri.
Bila saat ini memang tak bisa memberikan pekerjaan, kita perlu bekali kaum muda kemampuan menciptakan lapangan kerja baru, membuat sesuatu yang baru dengan memaksimalkan yang sudah ada. Entrepreneur tidak hanya menolong mereka yang menganggur tapi menciptakan kesejahteraan masyarakat, lingkungan dan bangsa. Dan, kehadiran mereka lebih dibutuhkan dalam pemanfaatan sumber daya alam bagi kemakmuran rakyat, bukan modal asing.
Mengapa Anda perlu punya Entrepreneurship?
* Anda tidak ingin seumur hidup bekerja untuk orang lain
* Anda ingin bisa liburan kapanpun anda mau tanpa pusing mikirin cuti
* Anda ingin bisa bangun tidur sesukanya
* Anda tidak ingin diperintah & dimarahi oleh atasan
* Anda merasa pekerjaan sekarang tidak sepadan dengan hasilnya
* Anda ingin waktu lebih banyak untuk keluarga
* Anda tidak ingin meninggalkan keluarga saat bekerja/berbisnis
* Anda sadar sebagai karyawan tidak ada jaminan sampai kapan perusahaan butuh anda
* Anda ingin bisnis yang bisa diwariskan ke orang yang anda sayangi (bukannya mewariskan hutang)
TAPI masalahnya untuk segera keluar dari "zona nyaman" tidaklah mudah, anda masih membutuhkan "dana bulanan" untuk kebutuhan hidup sehari-hari, padahal untuk membangun bisnis butuh modal yang tidak sedikit, menguras waktu, pikiran & tenaga anda yang sangat terbatas dengan status sebagai karyawan, bingung?
KATA KUNCI KEYWORDS:
Peluang Kerja sampingan,Bisnis Internet,Internet Marketing,Belajar Bisnis,Belajar Bisnis Internet,Belajar Bisnis Online,Belajar Internet Marketing,Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, franchise Indonesia, bisnis Waralaba, Wirausaha, Pengusaha sukses, Cara Bisnis,Bisnis Online Di Rumah,bisnis online gratis,bisnis sampingan,Entrepreneurship
Baca Selengkapnya...
Meningkatkan Bisnis Online Ke Level yang Lebih Baik
Akhiri kebingungan Anda! Anda berada di website yang TEPAT!Setiap bisnis, baik itu bisnis online atau bisnis riil pasti punya tujuan yang ingin dicapai, yaitu profit. Namun ternyata tidak semua bisnis bisa mencapai tujuan yang sudah direncanakan sebelumnya. Nah di artikel ini kami ingin berbagi sedikit tips bagaimana cara meningkatkan bisnis online ke level yang lebih baik. Walaupun tips ini terkesan sederhana, tapi sudah terbukti dapat meningkatkan bisnis online menjadi lebih baik. Berikut ulasannya;
1. Membuat Rencana Bisnis (Planing)
Planing bisnis adalah gambaran ‘peta’ tentang bisnis Anda. Plan bisnis ini bisa saja dibuat dengan sederhana, di sana Anda bisa menambahkan hal-hal penting bagi bisnis Anda seperti; goal bisnis Anda, bagaimana strategi untuk mencapai goal, dan menganalisa kelebihan dan kekurangan Anda dalam mencapai goal tersebut.
2. Membuat Strategi
Strategi bisnis ini adalah cara untuk mencapai goal sesuai dengan planing, meliputi strategi pengadaan produk, proses akomodasi barang, hingga strategi promosi untuk pemasaran bisnis Anda. Mengatur waktu, budgeting, mengatur promosi, hingga layanan pada pelangan dengan tepat akan sangat berpengaruh pada keberhasilan sebuah bisnis.
3. Komitmen
Sebaik apapun rencana bisnis bila tidak didukung oleh komitmen yang kuat untuk menjalankan rencana, maka hasilnya tidak akan pernah maksimal. Rencana dan strategi bisnis harus dilaksanakan dengan konsisten, sehingga tujuan bisnis Anda tetap dapat tercapai. Pikiran dan tubuh kita harus tetap fokus melaksanakan apa yang telah direncakan untuk meningkatkan level usaha ke araha yang lebih baik.
4. Berinovasi
Jika kita ingin tetap bertahan atau meningkatkan bisnis maka langkah inovasi tidak boleh dilupakan, bahkan bagi sebagian besar bisnis langkah ini dinilai sebagai sebuah keharusan. Inovasi dalam bisnis Anda bisa dalam bentuk apa saja, misalnya dari segi pelayanan kepada customer.
Bila sebelumnya Anda hanya membungkus barang dengan kemasan yang biasa saja, Anda bisa berinovasi dengan memberikan kemasan yang lebih menarik dengan brand bisnis Anda tertera di sana. Inovasi lain bisa dengan cara memberikan layanan penerimaan keluhan secara online, tapi ini tergantung produk yang dipasarkan.
5. Mengoptimalkan Promosi Online
Semua jenis bisnis internet wajib melakukan pemasaran online. Bentuk pemasaran online ini ada banyak sekali, diantaranya melalui SEO (search engine optimization), membangun audiens di berbagai media sosial yang potensial (Facebook, Twitter, Google plus, Youtube), memasang iklan di media sosial, membangun blog untuk bisnis, membangun email list dan subscriber, dan lainnya.
Promosi melalui beberapa media online bisa dilakukan dengan cara gratis dan berbayar. Salah satu media online yang sangat efektif untuk beriklan adalah melalui Facebook. Media sosial ini memiliki puluhan juta user yang aktif hampir setiap harinya. Bila Anda memasang iklan di media ini, dapat dipastikan audiens Anda di media sosial akan meningkat dan tentunya akan membantu meningkatkan brand bisnis Anda.
6. Jalankan Bisnis dengan ‘Cinta’
Mencintai bisnis Anda tidak hanya akan membuat bisnis tersebut semakin mudah dikerjakan tetapi akan membuat bisnis tersebut semakin berkembang. Apapun yang kita kerjakan dengan suka cita tentu akan terasa mudah dan menyenangkan. Karena itu, pastikan Anda menjalankan bisnis dengan perasaan suka cita dan penuh semangat.
7. Mempelajari Perkembangan Teknologi Internet
Yang namanya bisnis online pasti akan selalu berhubungan dengan teknologi internet. Kalau kita perhatikan saat ini perkembangan teknologi sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat, termasuk juga teknologi yang berhubungan dengan bisnis. Jika kita ingin tetap bertahan dalam bisnis, maka mau tidak mau kita juga harus selalu meng-upgrade pengetahuan yang berhubungan dengan teknologi internet, terutama yang berhubungan langsung dengan bisnis Anda.
Baca Selengkapnya...
Hal Penting Yang Harus Diperhatikan Saat Memulai Bisnis
Sekarang ini kita bisa melihat banyak sekali peluang usaha yang ada di sekitar kita, baik itu pure bisnis online ataupun bisnis offline yang sudah go online. Namun, banyaknya peluang bisnis tidak serta merta membuat kita dapat dengan mudah memilih dan menjalankan usaha yang kita inginkan.
Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dan pertimbangkan sebelum memutuskan untuk memilih dan menjalankan sebuah usaha. Berikut ini ulasannya.
1. Persiapan Modal
Sebelum kita menjalankan sebuah usaha, tentu kita perlu modal untuk memulainya. Modal ini bisa berasal dari banyak sumber, misalnya dari tabungan sendiri, modal pinjaman, atau dari investor. Mengetahui besar kebutuhan modal akan lebih baik karena kita telah memperkirakan pengeluaran awal dan biaya operasioanl usaha, sehingga Anda tidak keteteran dalam mengatur keuangan bisnis.
2. Mempersiapkan Tenaga Kerja
Memilih tenaga kerja yang tepat pada masing-masing posisi adalah hal yang sangat penting karena salah dalam menempatkan tenaga kerja pada posisi tertentu akan mengakibatkan masalah. Sebagai pemilik usaha, Anda juga harus mempersiapkan budget yang memadai untuk gaji yang pantas pada masing-masing posisi tenaga kerja.
3. Pengadaan Bahan Baku
Bagi kebanyakan jenis bisnis, bahan baku untuk produk yang dibuat adalah sesuatu yang sangat krusial. Bahan baku untuk produk utama ataupun bahan baku tambahan harus dapat tersedia dengan baik dan tepat waktu, memiliki kualitas yang baik, kontinuitas, dan biaya pengadaan bahan baku yang terjangkau.
4. Hal Teknik dalam Menjalankan Usaha
Sebagai seorang pemilik usaha, kita wajib memahami hal-hal yang teknis untuk masing-masing pekerjaan. Tidak harus mendetail, tapi setidaknya kita paham apa yang dilakukan dan apa yang ingin dicapai untuk setiap pekerjaan tersebut. Jika Anda kurang memahami atau terbatas untuk hal-hal teknis tertentu, maka sangat disarankan untuk menyewa jasa orang yang punya keahlian tersebut.
5. Pemasaran Usaha secara Optimal
Sebaik apapun produk Anda, bila tidak didukung oleh sistem pemasaran yang baik, maka hasil penjualan Anda tidak akan memuaskan. Karena itu, bisnis Anda harus punya strategi marketing yang efektif dalam memasarkan produk-produk yang Anda jual. Kita bisa mempertimbangkan banyak opsi, namun pastikan hanya memilih strategi pemasaran yang efektif, baik secara offline maupun secara online.
6. Keuntungan Sebuah Bisnis
Setiap usaha tentu punya tujuan yang jelas, yaitu untuk mendapatkan profit. Memang sebagian bisnis tidak mengutamakan profit, namun jika bisnis Anda tidak untung tentunya bisa beresiko pada bisnis yang dibangun. Mungkin saja seseorang salah dalam menilai sebuah bisnis, dan jika Anda menyadari bahwa bisnis yang Anda jalankan ternyata tidak menguntungkan, mungkin Anda bisa mempertimbangkan jenis usaha yang lain.
7. Resiko Sebuah Bisnis
Kita harus menyadari bahwa masing-masing jenis bisnis memiliki resiko tersendiri, dan resiko bisnis ini pasti akan sangat berpengaruh bagi kelangsungan sebuah usaha. Biasanya bisnis yang puna resiko tinggi menawarkan potensi keuntungan yang lebih tinggi, dan begitu sebaliknya. Karena itu seorang pengusaha juga harus mempertimbangkan resiko saat menjalankan sebuah bisnis dengan memperhatikan kemampuan yang ada. Selain itu, kita juga harus punya antisipasi jika sewaktu-waktu resiko tersebut terjadi.
8. Memperhatikan Persaingan Bisnis
Bisnis apa yang tidak punya pesaing? Tidak ada. Semua model bisnis pasti punya pesaing masing-masing. Yang membuat sebuah bisnis dapat bertahan dalam persaingan adalah kelebihan atau keunikan yang mereka miliki. Karena itu, Anda harus menawarkan sesuatu yang berbeda dengan pesaing, misalnya produk Anda lebih murah, kemasan lebih menarik, pelayanan lebih baik, dan keunggulan lainnya.
9. Memperhatikan Manajemen Bisnis
Sekecil apapun sebuah bisnis, tentu membutuhkan sebuah manajemen yang baik karena sangat berhubungan dengan cara kita mengelola sebuah bisnis. Beberapa orang memang memiliki kemampuan alami dalam hal manajemen bisnis, namun bila Anda merasa perlu untuk belajar lebih banyak tidak ada salahnya belajar dari orang lain atau menyewa jasa orang lain untuk membangun sebuah manajemen bisnis yang baik.
10. Fasilitas dan Lingkungan
Ini sangat erat hubungannya dengan fasilitas dalam menjalankan usaha, misalnya peralatan untuk operasional bisnis. Sedangkan faktor lingkungan adalah yang berhubungan dengan masyarakat atau pemerintah setempat. Hal ini akan berhubungan dengan masalah perijinan usaha, pajak, budaya sosial masyarakat setempat, dan hal lain yang berkaitan dengan lingkungan.
KATA KUNCI KEYWORDS:
Peluang Kerja sampingan,Bisnis Internet,Internet Marketing,Belajar Bisnis,Belajar Bisnis Internet,Belajar Bisnis Online,Belajar Internet Marketing,Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, franchise Indonesia, bisnis Waralaba, Wirausaha, Pengusaha sukses, Cara Bisnis,Bisnis Online Di Rumah,bisnis online gratis,bisnis sampingan,Entrepreneurship,Bisnis sampingan ibu rumah tangga dari rumah,Peluang Kerja sampingan ibu rumah tangga,Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga,Peluang Bisnis Ibu Rumah Tangga 2012,Bisnis sampingan ibu rumah tangga, Wirausaha
Baca Selengkapnya...
BELAJAR BISNIS
- Bagaimana Caranya Mendatangkan Pengunjung ke Blog
- Bagaimana caranya membuat Postingan yang menarik di blog
- Tips 10 Jurus Menulis Postingan di Blog
- Merubah Template Blog, Blogger & Blogspot
- Manfaat dan Kegunaan dari Keyword
- Pengertian Keyword Untuk Blogger dan Blogspot
- Mengedit Postingan di Blog, Blogger & Blogspot
- Mendatangkan Uang atau Income Lewat Blog
- Mendatang Uang Dengan Affiliate Marketing
- Manfaat dan Kegunaan dari Keyword
- Aturan-Aturan Yang Harus Dipatuhi Pada Google AdSense
- Bagaimana Google Adsense Untuk Mendatangkan Uang Lewat Blog
- Pengertian Keyword Untuk Blogger dan Blogspot
- Menghasilkan Uang Dengan Toko Online
- Menentukan dan Memilih Keywords atau Kata Kunci
- Cara Mengetahui Nilai Alexa Rank untuk Website dan Blog
- Apa Pentingnya Nilai Alexa Rank Website dan Blog
- Cara Mengetahui Google PageRank untuk Website dan Blog
- Strategi Belajar SEO Untuk Pemula.
- Belajar SEO Search Engine Optimization untuk Websi...
- Apa Pentingnya Google PageRank untuk Website dan Blog
- Search Engine Optimization, atau biasa disingkat SEO
- Bagaimana Caranya Mendatangkan Pengunjung ke Blog
- Bagaimana caranya membuat Postingan yang menarik di blog
- Tips 10 Jurus Menulis Postingan di Blog
- Merubah Template Blog, Blogger & Blogspot
- Manfaat dan Kegunaan dari Keyword
- Pengertian Keyword Untuk Blogger dan Blogspot
- Mengedit Postingan di Blog, Blogger & Blogspot
- Mendatangkan Uang atau Income Lewat Blog
- Mendatang Uang Dengan Affiliate Marketing
- Manfaat dan Kegunaan dari Keyword
- Aturan-Aturan Yang Harus Dipatuhi Pada Google AdSense
- Bagaimana Google Adsense Untuk Mendatangkan Uang Lewat Blog
- Pengertian Keyword Untuk Blogger dan Blogspot
- Menghasilkan Uang Dengan Toko Online
- Menentukan dan Memilih Keywords atau Kata Kunci
- Cara Mengetahui Nilai Alexa Rank untuk Website dan Blog
- Apa Pentingnya Nilai Alexa Rank Website dan Blog
- Cara Mengetahui Google PageRank untuk Website dan Blog
- Strategi Belajar SEO Untuk Pemula.
- Belajar SEO Search Engine Optimization untuk Websi...
- Apa Pentingnya Google PageRank untuk Website dan Blog
- Search Engine Optimization, atau biasa disingkat SEO